Masyarakat Semakin Suka Transaksi Nontunai
Bank Indonesia (BI). MI/Usman Iskandar.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menjelaskan masyarakat Indonesia semakin menyukai transaksi nontunai. Hal tersebut terlihat dari peningkatan transaksi nontunai pada akhir 2017 yang mencapai 2,1 kali dari Product Domestic Bruto (PDB).

"Transaksi nontunai tahun lalu 1,7 persen dari PDB, setelah akhir 2017 mencapai 2,1 kali persen dari PDB. Jadi masyarakat senang transaksi nontunai karena keamanan dan good governance yang tinggi," ujar  Direktur Ekskutif Departemen elekronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky P Wibowo saat ditemui pada peresmian kartu paspor GPN BCA, di Menara BCA, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

Ia menambahkan, kenaikan tersebut diikuti dengan penambahan 170 juta kartu debit per hari. Kebijakan BI yang telah meluncurkan sistem Gerbang Nasional Pembayaran (GPN) untuk mendukung ekosistem pembayaran yang saling terkoneksi diharapkan juga dapat mendorong masyarakat dalam bertransaksi nontunai.

Sementara itu PT Bank Central Asia Tbk (BCA), salah satu bank yang baru saja meluncurkan kartu GPN menargetkan telah menyiapkan dua juta kartu yang akan tersedia secara bertahap di cabang Jabodetabek.  Selain itu, BCA memiliki jumlah kartu debit sebanyak 16,2 juta, yang dapat segera dikonversikan untuk menjadi kartu berlogo GPN.

"Kami harapkan tiga sampai empat tahun seluruh kartu telah terkonversi dengan kartu GPN," ujar Direktur BCA Santoso.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id