NEWSTICKER
Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Foto: MI/Ramdani

Penyelamatan Jiwasraya Dilakukan Akhir Maret

Ekonomi Jiwasraya
Eko Nordiansyah • 25 Februari 2020 17:54
Jakarta: Panitia kerja (panja) Jiwasraya di Komisi VI DPR RI menargetkan penyelamatan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bisa dijalankan pada akhir Maret. Namun alternatif penyelesaian masalah gagal bayar Jiwasraya baru akan diputuskan dalam rapat gabungan antarpanja.
 
Ketua Panja Jiwasraya Aria Bima mengatakan DPR akan melakukan rapat gabungan antara tiga panja yang mengurus Jiwasraya, yakni dari Komisi III, Komisi VI, dan Komisi XI. Rapat akan dilaksanakan pada pekan pertama setelah masa reses akhir bulan ini.
 
"Dalam rapat panja gabungan untuk memutuskan sesegera mungkin opsi itu supaya rencananya pengembalian dana nasabah sudah bisa dilaksanakan Insyaallah akhir Maret," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan ketiga panja saat ini bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Komisi III mengurus persoalan hukum, Komisi VI fokus penyehatan dan pengembalian dana nasabah Jiwasraya, sedangkan Komisi XI mencermati masalah korporasi serta keuangan negaranya.
 
"Direncanakan minggu pertama setelah masa reses persidangan ketiga, kami akan ada rapat gabungan antara panja Komisi VI, XI, dan III yang tentu dipimpin oleh salah satu pimpinan DPR untuk memutuskan opsi seperti apa yang akan kami ambil. Ini yang akan dilakukan pada persidangan berikutnya," jelas dia.
 
Sejauh ini Komisi VI menilai Jiwasraya memiliki peluang untuk menjadi BUMN asuransi yang cukup kuat. Dengan total 3,7 juta pemegang polis, Aria berharap masalah Jiwasraya bisa segera diselesaikan sehingga tetap memberikan kepercayaan bagi nasabah.
 
"Belum ada perusahaan asuransi yang besar. Maka dengan kasus Jiwasraya ini, kita bisa lihat dan mendapatkan informasi sejelas-jelasnya, dengan permasalahan sejelas-jelasnya, dan opsinya pun kami harapkan tidak memunculkan lagi berbagai hal masalah yang tidak tuntas," pungkasnya.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif