Illustrasi. Dok : MI.
Illustrasi. Dok : MI.

Sepanjang Mei Angkutan Laut Naik 15,88%

Ekonomi kapal angkutan laut
Ilham wibowo • 01 Juli 2019 14:55
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perkembangan transportasi nasional angkutan laut melonjak sepanjang Mei 2019. Kondisi ini turut didorong momentum mudik Lebaran.
 
"Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Mei 2019 tercatat 2,1 juta orang atau naik 15,88 persen dibanding April 2019," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam pemaparan di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2019.
 
Peningkatan jumlah penumpang angkutan laut tercatat terjadi di Pelabuhan Balikpapan 158,67 persen, Makassar 70,95 persen, Tanjung Perak 23,40 persen, dan Tanjung Priok 18,67 persen. Sebaliknya, penumpang yang diangkut di Pelabuhan Belawan turun sebesar 9,40 persen
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Belawan 251,59 persen, Tanjung Priok 207,57 persen, Tanjung Perak 87,69 persen, Balikpapan 77,63 persen, dan Makassar 73,41 persen," paparnya.
 
Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Mei 2019 mencapai 24,2 juta ton atau turun 4,67 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok dan Panjang masing-masing sebesar 34,33 persen dan 20,77 persen.
 
"Sebaliknya, peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak 10,51 persen, Balikpapan 0,55 persen, dan Makassar 0,03 persen," tuturnya.
 
Secara kumulatif Januari hingga Mei 2019, jumlah penumpang mencapai 9 juta orang atau naik 8,79 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2018. Demikian juga dengan jumlah barang yang diangkut naik 3,45 persen atau mencapai 120,6 juta ton.
 
Adapun jumlah barang yang diangkut selama Januari–Mei 2019 mencapai 120,6 juta ton atau naik 3,45 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 5,03 persen. Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak 12,22 persen, Makassar 7,17 persen, Balikpapan 5,50 persen, dan Panjang 3,18 persen.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif