Antrian Kereta Api. Foto : MI/Berry.
Antrian Kereta Api. Foto : MI/Berry.

Sistem Tarif Tiket Kereta akan Setara Pesawat

Ekonomi tiket kereta api
Annisa ayu artanti • 11 November 2019 18:32
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan menerapkan sistem penentuan tarif tiket kereta seperti sistem penentuan tarif pesawat.
 
Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo mengatakan pihaknya sedang mengkaji sistem baru tersebut sehingga pembelian tiket jauh sebelum hari keberangkatan akan lebih murah dibandingkan mendekati hari keberangkatan.
 
"Kita lagi develop, agar nanti orang beli tiket 30 hari dengan 15 hari atau lima hari itu harganya beda," kata Didiek di kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 11 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan sistem tersebut harga tiket kereta pun akan bergantung pada peak season dan low season. Jika saat peak season harga tiket yang ditawarkan KAI kemungkinan akan tinggi dan jika low season bisa murah dengan penerapan berbagai program promo.
 
"Semua (season) berlaku," ujar dia.
 
Dalam menentukan tarif tiket kereta, kata Didiek, KAI tidak serta mematok harga tiket. Dalam membentuk harga, KAI akan tetap pada rambu tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB).
 
"Tapi nanti kan ada TBA dan TBB," ucap dia.
 
Ia juga menjelaskan, dasar kajian pembaruan sistem tarif tiket kereta ini atas dasar data pembelian tiket penumpang. Penumpang yang membeli tiket kereta jauh-jauh hari ternyata tidak mencapai 50 persen, atau sangat rendah.
 
"Karena kita kaji, orang yang beli tiket 90 hari sebelum itu tidak ada 50 persen, sehingga para penumpang maunya 30 hari sebelum. Senengnya yang mendadak-mendadak gitu," pungkas Didiek.
 
Didiek juga masih belum bisa memastikannya kapan diberlakukannya sistem harga tiket baru ini. Ia membuka kemungkinan lebaran tahun depan sistem ini bisa berlaku.
 
"Insyaallah (Lebaran tahun depan)," tukas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif