Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Mentan Tekan Inflasi Lewat Teknologi Pertanian

Ekonomi kementerian pertanian teknologi pertanian
Nia Deviyana • 11 Juni 2019 15:25
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan transformasi teknologi pertanian dari tradisional ke modern tidak hanya membantu Indonesia bersaing dengan negara lain, tetapi juga berkontribusi dalam menekan inflasi.
 
Amran menjabarkan laju inflasi bahan pangan berhasil ditekan dari 10,57 persen pada 2014 menjadi 1,26 persen di 2017.
 
"Kami melakukan transformasi sejak awal, dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Ternyata memberikan dampak positif sangat bagus. Bahwa inflasi kita turun luar biasa," ujar Amran usai menggelar halalbihalal di Gedung Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, dalam menjaga inflasi, Kementan juga mengukur berapa kebutuhan dan produksi yang harus disediakan. Amran memberi contoh pada Ramadan lalu, pihaknya meningkatkan target kebutuhan pangan sebanyak 1-20 persen sehingga stoknya mencukupi.
 
"Yang bergejolak sedikit bawang putih (pada Ramadan). Tetapi paling mudah dikendalikan. Rahasianya kami undang 16 importirnya, kami katakan tolong turunkan harga, dan kita minta bertanggung jawab sampai ujung. Tiga hari saja langsung stabil sampai hari ini," ungkap dia.
 
Kembali pada pemanfaatan teknologi pertanian modern, Amran mengatakan hal tersebut juga berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian. Dia menjabarkan target yang diberikan pemerintah sebesar 3,5 persen. Namun, yang berhasil dicapai adalah 3,7 persen.
 
"Jadi melampaui target yang diberikan," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif