Manajemen WOM Finance mendapatkan MURI (Foto: WOM Finance)
Manajemen WOM Finance mendapatkan MURI (Foto: WOM Finance)

WOM Finance Sebut Dukungan Banyak Pihak Pastikan Keberlanjutan Program CSR

Ekonomi multifinance wom finance
24 Maret 2018 16:02
Jakarta: PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan. Kegiatan itu dengan menyumbangkan alat kebersihan berupa 10 buah drum sampah ke SD Negeri Sunter Agung 03 Pagi, Sunter, Jakarta Utara.
 
"Dukungan dan kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program-program tanggung jawab sosial," ungkap Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan WOM Finance Zacharia Susantadiredja, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 24 Maret 2018.
 
Adapun kegiatan yang dilakukan itu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) WOM Finance ke-36 yang jatuh tiap 23 Maret. Zacharia Susantadiredja mengatakan kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Jakarta saja, namun serentak di seluruh kantor cabang di Tanah Air.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami punya 119 kantor cabang yang serentak memberikan alat kebersihan berupa drum sampah yang totalnya 1.190 buah ke 119 sekolah di seluruh Indonesia," kata dia.
 
Ia mengklaim dengan kegiatan tersebut anak usaha dari Maybank Indonesia ini meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI dengan kategori Perusahaan Pembiayaan Pertama yang menyumbangkan alat kebersihan serentak terbanyak.
 
Penyerahan piagam pencatatan rekor MURI ini langsung diserahkan oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Zacharia Susantadiredja mewakili WOM Finance. Sedangkan alasan dipilihnya SDN Sunter Agung 03 Pagi karena lokasi baru kantor pusat WOM di Altira Business Park, Jl. Yos Sudarso, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
 
Di sisi lain, WOM Finance memutuskan untuk menggunakan laba bersih untuk pembagian deviden sebesar 30 persen dengan total maksimal sebesar Rp54 miliar atau sebesar Rp15,5 per saham. Sisanya sebesar Rp125 miliar akan ditetapkan sebagai laba ditahan.
 
Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sekaligus paparan publik. Dalam RUPST, di antaranya menyetujui dan mengesahkan laporan keuangan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2017.
 
Selain itu, menetapkan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017, dan menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perseroan 2017. Sementara RUPSLB WOM Finance di antaranya menyetujui perubahan kedudukan perusahaan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif