Melansir Mashable, Selasa (26/8/2014), media Australia news.com.au melaporkan maskapai ini telah meilipatgandakan komisi untuk agen perjalanan yang menawarkan perjalanan dari Australia, yakni dari 6% menjadi 11%.
Malaysia Airlines juga menawarkan diskon besar dibandingkan dengan maskapai lainnya. Misalnya untuk penerbangan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur ke Beijing dipatok sebesar US$238 atau setara Rp2,7 juta.
Sementara penerbangan serupa yang diterapkan operator lainnya rata-rata dipatok lebih dari US$500 atau setara Rp5,8 juta. Namun demikian, upaya tersebut belum cukup untuk mencegah kursi penumpang Malaysia Airlines yang nyaris kosong.
Seperti diketahui, awal Agustus, perusahaan investasi negara Malaysia Khazanah Nasional mengumumkan perombakan total dari Malaysia Airlines. Mereka mengumumkan akan menawarkan pembelian untuk 31% saham maskapai yang belum dimilikinya.
Rincian merombak belum eksplisit, namun perubahan nama, rebranding dan restrukturisasi tenaga kerja sangat mungkin terjadi. Jika pemerintah mengambil langkah-langkah ekstrim, sangat sulit membayangkan bagaimana maskapai dapat mengatasi bayang-bayang bencana MH370 dan MH17.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News