Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)
Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Butuh Tiga Kuartal bagi Bank Respons Penurunan Suku Bunga Acuan

Eko Nordiansyah • 02 September 2017 08:41
medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai jika kondisi suku bunga perbankan masih belum optimal merespons penurunan suku bunga acuan. Padahal BI sudah tujuh kali menurunkan suku bunga acuan BI 7 day reverese repo rate sejak awal tahun lalu.
 
"Kalau dari penurunan BI 7 day reverse repo rate biasanya akan tertransmisi ke suku bunga kredit atau deposit antara dua sampai tiga kuartal," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 1 September 2017.
 
Sejak awal Januari 2016, penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral sudah mencapai 175 basis poin (bps). Sayangnya penurunan suku bunga kredit masih lebih lambat dibandingkan dengan penurunan suku bunga deposito.

"Kelihatannya penurunan di suku bunga deposit itu lebih cepat, sedangkan di suku bunga kredit lebih pelan. Karena terkahir kalau bunganya (BI 7 day reverse repo rate) sudah turun 150 bps (sebelum penurunan pada Agustus 2017), kredit baru turun 75 persen dari 150 bps," jelas dia.
 
Data BI menyebutkan jika rata-rata suku bunga kredit di perbankan masih berada di level 11,5 persen atau dua digit. Sehingga Agus berharap jika penurunan suku bunga kredit bisa terus berjalan seiring dengan pelonggaran kebijakan moneter BI.
 
Dirinya menambahkan, lambatnya penurunan suku bunga kredit karena masih tingginya rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL). Apalagi beberapa sektor juga masih menunjukkan tingginya rasio NPL di industri perbankan.
 
"Itu membuat bank agak hati-hati untuk mengelola portofolio kreditnya termasuk akhirnya bunganya juga agak pelan diturunkan. Tapi BI meyakini karena BI juga sudah menurunkan depocit facility dan lending facility itu akan berangsur menurun," pungkasnya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan