Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro resmi melantik Direktur Eksekutif dan Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro resmi melantik Direktur Eksekutif dan Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Kepala Bappenas Lantik Direktur Eksekutif KNKS

Ekonomi bappenas Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS)
Ilham wibowo • 03 Januari 2019 11:20
Jakarta: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro resmi melantik Direktur Eksekutif dan Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Mereka mendapat amanat mempercepat, memperluas dan memajukan pengembangan keuangan serta ekonomi syariah.

"Pagi ini baru saja menyaksikan pelantikan direktur eksekutif dan direktur yang berada di lingkungan KNKS," ujar Bambang di Ruang Rapat Benny S Mulyana, Gedung Widjojo Nitisastro, Jakarta, Kamis, 3 Januari 2019.

Bambang melantik dan mengambil sumpah jabatan satu orang Direktur Eksekutif dan lima orang Direktur KNKS. Mereka yakni Ventje Rahardjo Soedigno sebagai Direktur Eksekutif; Taufiq Hidayat sebagai Direktur Bidang Hukum dan Standar Pengelolaan Keuangan Syariah; Ronald Rulindo sebagai Direktur Bidang lnovasi Produk, Pendalaman Pasar, dan Pengembangan Infrastruktur Sistem Keuangan Syariah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu, Ahmad Juwaini dilantik sebagai Direktur Bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah; Sutan Emir Hidayat sebagai Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah; dan Afdhal Aliasar sebagai Direktur Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal. Para pejabat tersebut terpilih melalui proses seleksi yang terbuka dan kompetitif selama Oktober-Desember 2018. Bambang mengharapkan capaian kinerja membuahkan hasil yang maksimal.

"Saya harap langsung kerja full. Kami akui pelantikan ini sebenarnya terlambat, seharusnya bisa aktifkan lebih cepat, tapi setelah hambatan regulasi baru bisa dilakukan hari ini," ungkap Bambang.

KNKS punya berperan untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan sinergi antara para regulator, pemerintah, dan lndustri keuangan dan ekonomi syariah. Sistem keuangan dan ekonomi syariah yang selaras dan progresif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapakan dapat tercipta.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menyampaikan beberapa arahan terkait tugas Manajemen Eksekutif KNKS. Implementasi Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) sebagai peta arah pengembangan keuangan syariah di Indonesia dapat terkawal.

Selain itu, jajaran pelaksana juga perlu memastikan quick wins sektor ekonomi dan keuangan syariah yang telah disepakati dalam Rapat Pleno KNKS bersama anggota dewan pengarah yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada 5 Februari 2018 lalu.

"KNKS diharapkan bisa menjalankan master plan dari keuangan syariah dan melakukan penataan yang dianggap perlu sehingga akhirnya menjadi salah satu pemain utama global Islamic finance," ucap Bambang.

 


(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi