PayTren Dukung Pemerintah Wujudkan Masyarakat Nontunai
Yusuf Mansyur. (MI/SUMARYANTO BRONTO)
Jakarta: PayTren siap tancap gas usai mendapat izin dari Bank Indonesia (BI). Perintis PayTren Yusuf Mansur memastikan bakal mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat cashless atau nontunai.

"Ini sebagai bisnis masa depan dari 2010 ke arah cahsless society," kata Yusuf, Jumat, 1 Juni 2018.

Yusuf menyebut peluang PayTren semakin luas usai ada pengakuan dari Bank Indonesia. Sebab, izin itu sekaligus melegalkan kerjasama keuangan antara PayTren dengan perusahaan lain. 

Yusuf juga meyakini kondisi saat ini bisa membuat perusahaannya lebih lincah dalam mengembangkan bisnis. Terlebih, PayTren memiliki cita-cita untuk mendukung kekuatan ekonomi Indonesia.

"Agar ada kekuatan ekonomi Indonesia yang ikut berjuang, dan menang di negerinya sendiri," ujarnya.

Ustaz kondang ini mengaku sudah lama ingin melegalkan PayTren. Namun, harapan itu terhambat karena pengurusan izin di BI. PayTren sempat tutup selama tiga tahun sejak 2014, dan kembali dibuka pada 2017 lalu.

Yusuf menerima izin Paytren dari BI pada 22 Mei 2018. Hari ini, ia meresmikan kembali perusahaan finansial tersebut. Yusuf bersyukur atas kepercayaan pemerintah pada usaha yang dirintisnya.

PayTren adalah perusahaan finansial berbasis syariah dan informasi teknologi (IT) yang dirintis ustaz Yusuf Mansyur.



(AGA)