Ilustrasi mata uang rupiah -- FOTO: REUTERS/Beawiharta
Ilustrasi mata uang rupiah -- FOTO: REUTERS/Beawiharta

Mau Investasi Perhatikan Empat Hal Ini

Ekonomi investasi keuangan
Dian Ihsan Siregar • 11 April 2015 08:38
medcom.id, Jakarta: Masyarakat yang ingin menjalankan transaksi keuangan atau apa pun dalam bentuk investasi agar selalu memperhatikan rasionalitas, risiko, biaya, dan manfaat.
 
"Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan dan meminta informasi kepada OJK melalui konsumen terintegrasi mengenai penawaran investasi atau ajakan pengelolaan uang, yang menjanjikan tingkat imbal hasil yang sangat tinggi di luar batas kewajaran," kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis I B Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Joni Swastanto, dalam siaran persnya, Jakarta, Sabtu (11/4/2015).
 
Joni menegaskan, OJK mengingatkan kembali agar masyarakat bersikap bijaksana dalam berinvestasi, rasional dan menghindari tawaran yang di luar kewajaran.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Joni, ada beberapa ciri penawaran investasi yang harus dihindari. Pertama, kegiatan tidak ada izin usaha dari instansi yang berwenang. Kedua, tidak adanya penjelasan tentang underlying usaha kegiatan investasi, yang memenuhi aspek kewajaran dan kepatutan di setiap kegiatan investasi. Ketiga, tidak adanya penjelasan tentang cara pengelolaan investasinya.
 
Keempat, tidak jelasnya struktur kepengurusan, struktur kepemilikan, struktur kegiatan usaha dan alamat domisili usaha. Kelima, imbal hasil diluar batas kewajaran. Keenam, kegiatan yang dilakukan menyerupai money game dan ponzi scheme yang sangat berisiko menyebabkan terjadinya kegagal untuk mengembalikan dana masyarakat.
 
Demi menjaga bentuk investasi atau transaksi keuanagan, dia menguraikan, OJK telah melakukan langkah-langkah preventif, selain edukasi dan penjelasan kepada masyarakat melalui berbagai media/sarana komunikasi, juga terus berkoordinasi dengan Satgas Waspada Investasi untuk terus memonitor dan menindaklanjuti laporan masyarakat yang memenuhi kriteria tersebut di atas.
 
OJK mendorong masyarakat tetap bersikap kritis dan bijaksana dalam menggunakan uangnya, baik untuk kegiatan investasi maupun kegiatan lain yang bersifat mempercayakan uangnya pada sistem atau pihak lain.
 
Dengan demikian, berarti masyarakat menghargai dan menjaga harta benda yang diperoleh dari jerih payahnya, sehingga rencana masa depan yang baik dapat diwujudkan.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif