Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.

Perusahaan Ventura Asing Suntik Kredivo Rp282,4 Miliar

Ekonomi Kredivo
Nia Deviyana • 06 September 2019 11:08
Jakarta: Platform kredit digital Kredivo mendapatkan pendanaan sebesar USD20 juta atau setara Rp282,4 miliar (kurs Rp14.123 per USD) dari Partners for Growth V, L.P. (PFG), perusahan penyedia pinjaman ventura yang berbasis di Amerika Serikat dan Australia.
 
Kemitraan antara kedua perusahaan ini tertuang dalam bentuk lini kredit. Kredivo akan dapat mengakses dana pinjaman hingga USD20 juta sesuai permintaan.
 
"Pendanaan lini kredit dari PFG akan mendorong percepatan pertumbuhan kami," ujar Komisaris Kredivo Umang Rustagi melalui keterangan resminya, Jumat, 6 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lini kredit dari PFG, kata Umang, akan digunakan untuk mendanai semua lini produk yang telah diluncurkan hingga saat ini, yakni pembelanjaan e-commerce, pinjaman tunai (personal loan), dan pembelanjaan offline atau ritel.
 
"Penyaluran lini kredit dari PFG akan semakin mempercepat pertumbuhan luar biasa yang telah dicapai Kredivo dalam 18 bulan terakhir, dengan nilai transaksi dan loan book yang masing-masing bertumbuh 40 persen dan 35 persen per kuartal," lanjut Umang.
 
Pada kesempatan yang sama, Jason Georgatos selaku Partner di PFG menilai Kredivo sebagai salah satu penyedia pinjaman pertumbuhan cepat. Dengan kerja sama ini, diharapkan penetrasi kredit di Indonesia bisa tumbuh semakin baik.
 
Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat penetrasi kredit terendah di Asia. Kurang dari tiga persen penduduk memiliki kartu kredit dan kurang dari lima persen dapat mengakses layanan kredit tanpa agunan dari bank.
 
Hal ini mendorong pertumbuhan industri pinjaman digital yang mampu mengisi kesenjangan akses pinjaman dari bank dari lembaga keuangan tradisional lainnya. Sementara saat ini industri pinjaman digital didominasi oleh model pinjaman peer-to-peer lending (P2P lending).
 
"Kerja sama antara Kredivo dan PFG menjadi titik tolak baru, sekaligus menandai peningkatan kredibilitas kelembagaan sektor fintech pendanaan," pungkas Jason.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif