Presiden Joko Widodo saat sidang bersama di Gedung MPR/DPR, Senayan. (FOTO: Metro TV)
Presiden Joko Widodo saat sidang bersama di Gedung MPR/DPR, Senayan. (FOTO: Metro TV)

Jokowi Ingatkan Disrupsi Tak Bisa Dibendung

Ekonomi Pidato Kenegaraan 2019
Eko Nordiansyah • 16 Agustus 2019 10:44
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini dunia berada dalam dunia baru, yang jauh berbeda dibanding era sebelumnya. Menurutnya, globalisasi terus mengalami pendalaman yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke-4.
 
Jokowi mengungkapkan persaingan semakin tajam dan perang dagang semakin memanas. Antarnegara berebut investasi, antarnegara berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar.
 
"Antarnegara memperebutkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa kemajuan bagi negaranya," kata Jokowi dalam pidato di Sidang Bersama DPD-DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan dunia tidak semata sedang berubah tetapi sedang terdisrupsi. Di era disrupsi ini, lanjutnya, kemapanan bisa runtuh, ketidakmungkinan bisa terjadi. Ada banyak jenis pekerjaan yang berubah setiap saat serta banyak jenis pekerjaan lama yang hilang.
 
"Tetapi juga makin banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan. Ada profesi yang hilang, tetapi juga ada profesi baru yang bermunculan," jelas dia.
 
Orang nomor satu di Republik ini menceritakan ada pola bisnis lama yang tiba-tiba usang dan muncul pola bisnis baru yang gemilang dan mengagumkan. Tak hanya itu, ada keterampilan mapan yang tiba-tiba tidak relevan dan ada keterampilan baru yang meledak yang dibutuhkan.
 
Dunia yang dihuni bersama, menurutnya, tidak selamanya mulus dan stabil. Tidak semuanya selalu pasti dan tidak selalu terduga sebelumnya. Saat ini dunia sedang menghadapi dinamika ekonomi global yang terus bergejolak dan menghadapi perubahan geopolitik.
 
"Krisis ekonomi melanda beberapa belahan dunia, krisis iklim mengancam dunia kerusakan lingkungan menjadi ancaman kita bersama," ungkapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif