Presiden Joko Widodo. (FOTO: AFP)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: AFP)

Nota Keuangan, Jokowi Diprediksi Sampaikan Fokus di SDM

Ekonomi nota keuangan
Eko Nordiansyah • 15 Agustus 2019 12:02
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menyampaikan visi misi yang akan ditargetkan oleh pemerintah untuk setahun ke depan. Ini akan disampaikan Jokowi dalam pidato Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR RI Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.
 
Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah mengatakan fokus pemerintah tak akan jauh berbeda dengan apa yang sudah disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato Visi Indonesia di Sentul, Bogor, 15 Juli lalu.
 
"Saya kira, sesuai pidatonya Pak Jokowi di Sentul, fokus pemerintah seharusnya pada sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur," kata Piter kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan target tahun depan hanya bisa dicapai jika strategi serta program yang diambil pemerintah sejalan dengan visi yang ada. Jika tidak, maka target yang dipasang akan sulit tercapai di tengah segala tantangan yang ada.
 
Piter menyebutkan salah satu kunci untuk mencapai target adalah pemilihan kabinet yang tepat. Pengisian pos menteri akan sangat menentukan apakah pemerintah ke depan bisa mencapai target yang diinginkan Presiden Jokowi.
 
"Kalau kabinet-kabinet Jokowi lagi-lagi tidak kompak, hanya mengambil kebijakan populis tanpa terobosan yang berarti target di 2020, khususnya pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai," jelas dia.
 
Tahun depan, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5,2-5,5 persen, inflasi di kisaran dua hingga empat persen, rata-rata nilai tukar rupiah Rp14 ribu per USD sampai Rp14.500 per USD, tingkat suku bunga SPN tiga bulan di kisaran lima sampai 5,5 persen.
 
Sementara harga minyak (ICP) diperkirakan berada di kisaran USD60 per barel sampai dengan USD70 per barel. Lifting minyak dan gas bumi tahun depan diperkirakan pada kisaran 1.886 ribu barel sampai 2.140 ribu barel terdiri lifting minyak 695 ribu-840 ribu barel per hari dan lifting gas bumi sebesar 1.191 ribu-1.300 ribu barel setara minyak per hari.
 
Sedangkan angka pengangguran ditargetkan sebesar 4,8 persen hingga 5,1 persen, angka kemiskinan 8,5 persen sampai sembilan persen, gini rasio 0,375 sampai dengan 0,380, serta indeks pembangunan manusia (IPM) 72,51.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif