Ilustrasi investasi. Foto : MI/MOHAMAD IRFAN.
Ilustrasi investasi. Foto : MI/MOHAMAD IRFAN.

Revisi DNI Sisakan Enam Usaha Tertutup bagi Asing

Ekonomi daftar negatif investasi
Antara • 19 Februari 2020 20:01
Jakarta: Pemerintah akan merampungkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal atau kerap disebut Daftar Negatif Investasi (DNI) pada Maret 2020.
 
Plt Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot menjelaskan nantinya revisi tersebut akan menyisakan enam dari 20 bidang usaha yang saat ini tertutup bagi asing.
 
"Nanti akan ada pengurangan yang tertutup mutlak bagi kegiatan usaha dan penanaman modal. Yang eksisting sekarang di Perpres 44/2016 kan ada 20. Nanti akan dikurangi jadi enam saja," jelasnya dikutip dari Antara, Rabu, 19 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yuliot menuturkan saat ini revisi DNI masih dalam proses finalisasi. Dengan koordinasi bersama Kemenko Perekonomian, revisi Perpres diharapkan bisa rampung dan terbit Maret 2020.
 
Adapun enam bidang usaha yang nantinya akan tetap masuk DNI atau tertutup bagi asing di antaranya terkait Keamanan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan (K3L).
 
"Itu di antaranya. Jadi misalnya yang terkait dengan narkoba golongan I, itu tertutup sama sekali. Jadi, itu kan tertutup sama sekali. Jadi kemudian, ada bahan kimia yang merusak lapisan ozon, itu yang kita batasi," imbuhnya.
 
Yuliot mengatakan nantinya dalam revisi itu, pemerintah tidak akan lagi menggunakan sebutan DNI melainkan Daftar Positif Investasi (DPI) guna mendorong daya tarik investasi.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif