BRI Tepis Isu Pemblokiran Kartu Debit Non-Cip
BRI. MI/Angga.
Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menepis isu pemblokiran kartu debit non-cip pada akhir Oktober 2018. BRI hanya mengimbau nasabahnya untuk melakukan pergantian kartu debit non-cip menjadi kartu debit ber-cip.

"Imbauan untuk mengganti kartu debit non-cip menjadi kartu debit ber-cip sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia terkait Standar Nasional Teknologi Chip (SNTC)," tegas Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto lewat siaran tertulis, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018.

BRI juga tidak menetapkan tenggat waktu pergantian kartu debit non-cip menjadi kartu debit ber-cip. "Hal tersebut demi mengutamakan kenyamanan para nasabah," bebernya.

Saat ini, tutur Bambang, nasabah yang diprioritaskan untuk melakukan pergantian kartu debit ber-cip adalah nasabah Simpedes. Bagi nasabah yang ingin mengganti kartu debit non-cip menjadi kartu debit ber-cip, diimbau agar mengunjungi unit kerja BRI terdekat.

"Jadi, isu pemblokiran kartu debit non-cip secara otomatis pada akhir Oktober 2018 itu tidak benar," ungkap Bambang.

Sebelumnya, beredar pengumuman yang menyebutkan nasabah BRI wajib mengganti kartu debit private label (warna biru) dan kartu debit classic (warna hijau) yang non-cip menjadi kartu debit ber-chip. Bila tak dilakukan hingga 30 Oktober 2018, maka kartu debit nasabah tersebut diblokir secara otomatis dan tidak dapat digunakan.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id