Suasana ketika Adira Finance mendapatkan pinjaman sindikasi (FOTO: Adira Finance)
Suasana ketika Adira Finance mendapatkan pinjaman sindikasi (FOTO: Adira Finance)

Optimalkan Penyaluran Pembiayaan, Adira Finance Dapat Pinjaman Sindikasi

Ekonomi adira dinamika multifinance
20 April 2019 14:01
Jakarta: PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance telah melaksanakan seremonial perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi sebesar USD350 juta. Pengaruh Indonesia di ekonomi global yang memakin kuat mendorong bank-bank luar negeri untuk memberikan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan Indonesia dengan kinerja yang mumpuni.
 
Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengatakan pihaknya berhasil merampungkan pinjaman sindikasi ketujuh di 2019. Seperti tahun lalu, fasilitas ini akan dipergunakan untuk mendukung bisnis pembiayaan di Indonesia dan akan digunakan untuk membantu pencapaian pertumbuhan pembiayaan sebesar 5-10 persen di 2019.
 
"Kami berharap dengan memperoleh peringkat tersebut dapat memperkuat posisi pasar dan tingkat kepercayaan di komunitas keuangan, sehingga kami mendapatkan kesempatan untuk terus berupaya memperoleh sumber pendanaan yang kompetitif," jelas Hafid Hadeli, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu, 20 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adira Finance melakukan diversifikasi sumber pendanaannya melalui pinjaman sindikasi dalam mata uang asing. Kepercayaan investor terhadap Adira Finance tetap kuat, terlihat dari penerbitan pinjaman sindikasi ini yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar dua kali dari rencana awal.
 
Fasilitas ini telah berhasil menarik minat para investor asing yang kebanyakannya berasal dari Singapura, Taiwan dan Jepang. Fasilitas berjumlah USD350 juta dengan tenor tiga tahun ini memperoleh tingkat bunga yang kompetitif di tengah kondisi pasar dan perekonomian nasional yang masih mengalami ketidakpastian.
 
Dalam proses penerbitan pinjaman sindikasi ini, Adira Finance menunjuk BNP Paribas, DBS Bank Ltd, Maybank Grup, MUFG Bank, Ltd, dan United Overseas Bank Limited sebagai mandated lead arrangers dan bookrunners. Adira Finance akan melakukan lindung nilai penuh ke dalam mata uang rupiah untuk memitigasi risiko mata uang dan suku bunga.
 
Lebih lanjut, Adira Finance mencatat fasilitas pinjaman dalam mata uang asing memberikan kontribusi sebesar 36 persen terhadap pendanaan sendiri. Adapun struktur pendanaan yang dimiliki Adira Finance mencapai Rp22 triliun pada akhir 2018.
 
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan Adira Finance terus mendiversifikasi sumber dananya sehubungan dengan pertumbuhan kebutuhan pendanaan perusahaan. Investor Adira Finance berasal dari berbagai negara seperti Jepang, Singapura dan Taiwan.
 
Adapun fasilitas pinjaman dalam mata uang asing, lanjutnya, memberikan kontribusi sebesar 36 persen atas pendanaan sendiri Adira Finance yang mencapai Rp22 triliun pada akhir 2018. Sekitar 18 persen dari pendanaan sendiri merupakan pinjaman dari bank lokal.
 
"Dan 46 persen berasal dari pendanaan dari pasar modal berupa obligasi dan sukuk mudharabah," kata Made Susila,
 
Dengan gearing ratio pada level 3,1 kali, lanjut Made Susila, Adira Finance memiliki ruang gerak yang luas dalam mencari pendanaan kedepannya untuk memenuhi kebutuhan penyaluran pembiayaan baru.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif