Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bersama Mendag Korea. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bersama Mendag Korea. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Indonesia-Korea Leluasa Lakukan Perdagangan

Ekonomi kementerian perdagangan kerjasama bilateral indonesia-korea
Ilham wibowo • 19 Februari 2019 12:54
Jakarta: Indonesia dan Korea kini sepakat memperkuat sektor perdagangan. Komitmen kedua negara dituangkan dalam Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
 
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan potensi nilai perdagangan kedua negara bakal dimaksimalkan. Sejak lama, kedua negara juga tergabung dalam ASEAN-Korea FTA dan pembahasan intensif Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
 
"Hari ini kita me-relaunch perjanjian Indonesia-Korea CEPA, sebab tanpa dipayungi perjanjian ini baik investasi maupun trade-nya kita bisa ketinggalan," ujar Enggar dalam Indonesia-Korea Business Forum di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penandatanganan kesepakatan IK-CEPA dilakukan Enggar bersama Menteri Perdagangan Korea Kim Hyun Chong. Acara juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong serta delegasi bisnis dari kedua negara.
 
"Kesepakatan ini juga dilanjutkan dengan bisnis forum mempertemukan kedua kelompok pengusaha Indonesia-Korea baik dari sisi investasi maupun perdagangan," ungkap Enggar.
 
Pemerintah Indonesia menargetkan nilai perdagangan dengan Korea bisa mencapai USD30 miliar hingga 2022. Realisasi IK-CEPA ini merupakan kelanjutan kesempatan diplomasi Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Moon Jae In pada November 2018 di Singapura.
 
"Momentun ini sangat berharga dan sebenarnya kita mulai bicarakan pada November tahun lalu di Singapura. Kita membahas bagaimana meningkatkan kerja sama ekonomi dari dua negara sebagai tindak lanjut pembicaraan Bapak Presiden Jokowi dengan Presiden Moon," papar Enggar.
 
Dari catatan BKPM, realisasi investasi Korea pada Januari-Juni 2018 telah mencapai USD1,2 miliar atau sekitar 7,5 persen dari keseluruhan investasi asing di Indonesia. Adapun posisinya berada di peringkat keempat di bawah Singapura, Jepang, dan Tiongkok.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Korea Kim Hyun Chong memastikan Indonesia merupakan negara yang spesial bagi Korea. Ia meyakini forum bisnis yang dilakukan kedua negara bisa mencapai target yang dicanangkan.
 
"Kita harus mengeksplorasi kembali secara lebih luas untuk membentuk penguatan kerja sama ekonomi terutama industri Indonesia ke arah revolusi industri 4.0 yang mulai dari penguatan industri elektronik vehicle reneweable industri dan sebagainya," ungkapnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi