Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.

Bulog Berambisi Ekspor Beras

Ekonomi ekspor impor beras
Damar Iradat • 24 Januari 2019 21:24
Jakarta: Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso berencana mengekspor sebagian komoditas beras dari hasil panen raya periode Februari, Maret, April mendatang. Ekspor akan dilakukan saat pemerintah kelebihan stok beras.
 
Buwas, sapaan akrabnya, mengatakan, saat ini stok beras Bulog mencapai 2,1 juta ton. Sementara, kapasitas gudang Bulog hanya 3,6 ton. Jika hasil panen raya melebihi kapasitas gudang Bulog, bukan tidak mungkin pemerintah akan mengekspor sebagian.
 
"Kalau nanti maksimal, berarti gudang kita sudah over. Untuk mengatasi itu, kita harus keluarkan. Dengan cara apa? Ekspor," kata Buwas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Buwas telah membicarakan ini dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Beberapa negara tujuan ekspor sudah dipetakan.
 
Baca: Bulog: Tak Ada Impor Beras sampai Juli
 
Kendati demikian, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu belum memastikan kapan ekspor akan direalisasikan. Ia akan menunggu perkembangan hasil panen.
 
"Kita lihat perkembangan hasil, serapannya berapa, kelebihannya berap, yang diekspor berapa," ujarnya.
 
Buwas menegaskan, meski berencana ekspor, pihaknya tetap memprioritaskan penyebaran di dalam negeri. "Makanya saya bilang, kalau cukup ya sudah, tapi kalau kurang ditambah. Kalau berlebihan ya kami ekspor," ujar Buwas.
 

 

(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif