"Untuk tahun ini sudah tidak ada lagi kita lakukan tambahan permodalan di anak perusahaan. Tetapi tahun depan akan masuk ke RBB biasanya antara Rp1 triliun-Rp1,5 triliun," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2015).
Namun begitu, dirinya belum dapat menyebutkan detail mengenai RBB BCA, karena memang belum disusun secara menyeluruh. Sedangkan dana yang disiapkan juga tergolong fleksibel untuk digunakan.
Lebih lanjut, masih menurut Jahja apabila memang sudah ada target ekspansi, perusahaan tidak akan secepat kilat mewujudkan targer tersebut. Sebab biasanya memang dibutuhkan waktu hingga beberapa tahun.
"Sampai saat ini kita mempertimbangkan jadi kaya asuransi jiwa, itu sampai 2-3 tahun baru kita putuskan. Jadi kita masukan ke RBB lagi tetapi pelaksanaannya tunggu yang tepat. Jadi belum ada bank yang diincar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News