Direktur Utama Adira Finance Willy Suwandi Dharma (Foto: MTVN/Husen Miftahudin)
Direktur Utama Adira Finance Willy Suwandi Dharma (Foto: MTVN/Husen Miftahudin)

Kerja Sama Asbanda-Multifinance Buka Perluasan Pembiayaan

Ekonomi multifinance
Husen Miftahudin • 28 Maret 2016 15:27
medcom.id, Jakarta: Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) membuka peluang bagi perusahaan pembiayaan (multifinance) untuk menjalin kerja sama. Apabila kerja sama itu terealisasi maka bukan tidak mungkin akan memperluas penyaluran pembiayaan bagi multifinance kepada masyarakat.
 
Sekjen Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Sigit Sembodo mengakui, ada tiga potensi kerja sama antara multifinance dengan Asbanda. Ketiganya adalah kerja sama secara bisnis dengan pola penyaluran channeling atau pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah melalui multifinance yang bertindak sebagai agen.
 
"Sementara yang kedua adalah joint financing (pembiayaan bersama yang dilakukan oleh bank dengan multifinance). Dan ketiga adalah linkage program KUR (pembiayaan KUR UMKM yang disalurkan melalui multifinance)," ujar Sigit, dalam Seminar Asbanda, di Menara MTH, Jalan Jenderal MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Direktur Utama PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) Willy Suwandi Dharma menyatakan, jika kerja sama terealisasi, maka pendanaan (aset) pada perusahaan pembiayaan akan meningkat. Aset perusahaan pembiayaan pada Januari 2016 tercatat sebesar Rp426 triliun.
 
"Selama ini ada pembiayaan dari BPD ke multifinance, tapi itu baru antar satu perusahaan pembiayaan ke satu BPD, tidak menyeluruh. Ya makanya abis ini kita follow up dengan forum yang lebih terfokuskan," tuturnya.
 
Willy menambahkan, saat ini kerja sama joint financing sulit direalisasikan karena perlu kesamaan sistem dan hanya bisa satu bank. Namun hal itu bukan berarti tidak bisa, karena kerja sama joint financing sebenarnya bisa dilakukan beberapa bank sekaligus asal ada kesiapan dari perusahaan pembiyaan itu sendiri.
 
"Saya berharap kerja sama joint financing bisa mendorong share costumer seperti payment point. Keunggulan sebenarnya sama, cuma karena BPD sifatnya lebih kedaerahan, jadi follow up-nya bisa lebih luas," pungkas Willy.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif