Rachmat Gobel. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Rachmat Gobel. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Produk Murah Tiongkok Bikin Produk Lokal Melempem

Eko Nordiansyah • 06 Februari 2016 13:07
medcom.id, Jakarta: Banyaknya produk murah asal Tiongkok yang membanjiri pasar Indonesia diyakini mengurangi daya saing industri nasional. Bahkan, beberapa industri terpaksa menutup pabrik mereka karena kalah saing dari produk Tiongkok.
 
"Bagaimana kita mau bersaing jika banyaknya produk KW 4 asal Tiongkok yang masuk ke sini," kata Chairman Panasonic Rachmat Gobel, di Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2/2016).
 
Oleh sebab itu, mantan Menteri Perdagangan ini meminta kepada pemerintah untuk membentuk satu standarisasi bagi industri nasional. Hal tersebut bertujuan melindungi produk lokal dari produk impor yang berkualitas minim.

"Makanya penting untuk kita membuat standar nasional bagi industri kita. Ini yang nantinya bakal melindungi industri kita dari barang-barang impor yang murah namun tak berkualitas," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan, selama beberapa tahun terakhir memang setengah dari kebutuhan elektronik masyarakat Indonesia dipasok dari Tiongkok. Sayangnya, kebanyakan produk asal Tiongkok tersebut masuk secara ilegal.
 
"Sudah sejak beberapa tahun lalu, untuk kebutuhan elektronik kita itu 50 persennya diproduksi di dalam negeri, 50 persen sisanya impor. Dari 50 persen yang impor itu kebanyakan ilegal barangnya yang kita tahu dari Tiongkok," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan