Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

Pemerintah Harap Penurunan Tiket Pesawat Murah Tak Hanya Sekali

Ekonomi Tarif Tiket Pesawat
Eko Nordiansyah • 26 Juni 2019 17:12
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta penurunan harga tiket pesawat oleh maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) tidak hanya sekali. Pemerintah ingin pemberlakuan tarif tiket pesawat murah bisa dilakukan berkesinambungan.
 
"Boleh saja dia bilang promo, tetapi harus terus tapi enggak bisa sekali saja," kata dia di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Pemerintah, lanjut Darmin, telah memberikan kelonggaran untuk maskapai menentukan sendiri tiket yang tarifnya lebih murah dibandingkan biasanya. Maskapai diberikan waktu seminggu untuk kemudian melaporkan kepada pemerintah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu kan sampai minggu ini paling lambat 1 Juli. Mereka harus menyampaikan ke menteri perhubungan ini rutenya yang rute jam sekian apa tarifnya tiketnya segini," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan bisa saja maskapai memilih satu jadwal penerbangan dari penerbangan yang ada untuk harga yang lebih murah. Bahkan maskapai bisa saja memberikan porsi harga yang lebih murah untuk sebagian dari kursi yang tersedia.
 
"Kalau dia namanya pakai promo boleh, tapi yang jam sekian (lebih murah). Tiap hari itu ya boleh juga enggak 100 persen dalam pesawat itu. Misalnya 50, 60, 70 persen dari kursi (harganya lebih murah)," ungkapnya.
 
Sebelumnya maskapai LCC Lion Air akan mengikuti keputusan pemerintah terkait penurunan harga jual tiket pesawat rute domestik. Bahkan Lion Air memberlakukan harga jual tiket promo sampai dengan 50 persen dari tarif dasar batas atas (basicfare).
 
Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, tarif yang berlaku belum termasuk tarif bagasi tercatat (didaftarkan), pelayanan jasa penumpang udara (passenger service charges/PSC), pajak pertambahan nilai (PPN), dan biaya asuransi (Iuran Wajib Jasa Raharja/IWJR).
 
"Untuk pemesanan atau pembelian tiket promo harus dilakukan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan (H-10)," ujar dia dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat, 21 Juni 2019.
 
Danang menuturkan bahwa Lion Air saat ini sedang melakukan persiapan dan proses terkait penyesuaian harga jual tiket. Lion Air menegaskan bahwa besaran tarif tiket (harga jual) yang dijalankan telah sesuai ketentuan yang ditetapkan regulator menurut layanan kelas ekonomi domestik.
 
"Lion Air senantiasa berupaya menghadirkan pilihan perjalanan udara berkualitas guna memudahkanmobilisasi travelers antardestinasi dengan tetap mengedepaankan faktor keselamatan, keamanan, dankenyamanan penerbangan (safety first)," imbuhnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif