Lion Air-Boeing Terus Koordinasi Penyelidikan Insiden JT610
Ilustrasi Lion Air. (FOTO: AFP)
Jakarta: Lion Air menyerahkan penyelidikan jatuhnya Lion Air JT610 jenis Boeing Max-8 ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Yang jelas, Lion dan Boeing terus berkoordinasi terkait kejadian. Penyelidikan diserahkan ke KNKT," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Medcom.id, Rabu, 31 Oktober 2018.

Medcom.id pun mencoba konfirmasi mengenai kejelasan pertemuan antara pihak Boeing dengan Lion Air yang akan dilakukan siang ini.

Namun Danang mengatakan pihaknya belum mendapat agenda soal pertemuan tersebut.

Direktur Operasional Lion Air Indonesia Daniel Putut sebelumnya mengatakan Rabu siang, 31 Oktober 2018 ini pihaknya akan bertemu dengan perwakilan dari Boeing.

"Tim boeing akan menuju ke sini besok akan duduk dengan kami. Kami banyak pertanyaan pada mereka. Question mark ada apa karena ini pesawat baru. Besok mereka datang pukul 13.00 siang," ujar Daniel seusai mengunjungi keluarga korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta, pada Selasa, 30 Oktober 2018.

Lion Air Indonesia, kata dia, memiliki sembilan pesawat tipe Boeing 737 Max-8 termasuk satu pesawat tujuan Pangkal Pinang yang jatuh di Tanjung Karawang pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu. Sehingga jumlah pesawat tipe tersebut yang dimiliki Lion Air saat ini ada delapan. Daniel mengklaim pihaknya sudah mengantongi surat kelaikan terbang untuk kesembilan pesawat tersebut.

"Sudah disahkan oleh Boeing selaku manufacture, The Federal Aviation Administration (FAA) negaranya, dan juga Kementerian Perhubungan," ucapnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id