Kabel Indonesia Diminati Zimbabwe
Illustrasi. Dok;AFP.
Jakarta: Pembukaan akses pasar ke negara-negara nontradisional terutama Afrika merupakan tugas utama pemerintah demi meningkatkan kinerja ekspor. Berbagai upaya promosi dagang yang dilakukan baik di dalam dan luar negeri pun terus dilakukan.

Para atase perdagangan dan kantor-kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) terus didorong untuk semakin efektif dan memberikan hasil nyata terhadap transaksi dagang ke luar negeri.

Salah satu kerja sama baru yang terlaksana ialah dengan perusahaan asal Zimbabwe. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2018, dilaksanakan penandatanganan perjanjian pembelian kabel tegangan tinggi oleh Zonnal Construction and Civil Engineering asal Zimbabwe dan PT Voksel Electric yang merupakan perusahaan lokal. Adapun, nilai transaksi yang dicatat sebesar USD2 juta dengan periode kerja sama dua tahun sejak kontrak diteken.

Duta Besar Indonesia untuk Zimbabwe Stephanus Yuwono mengungkapkan seperti halnya pemerintahan Joko Widodo, Zimbabwe di bawah kepemimpinan Presiden Emmerson Mnangagwa begitu gencar melakukan pembangunan infrastruktur termasuk kelistrikan.

"Semangat mereka itu kami sambut dengan diplomasi ekonomi yang kami yakin akan memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak," ujar Yuwono dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 28 Oktober 2018.

Kerja sama antara kedua negara tidak berhenti sampai pada penandatanganan pembelian kabel. November, delegasi Indonesia akan berkunjung ke salah satu negara di selatan Afrika tersebut.

Pejabat Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia Harare Zimbabwe Hutomo Bayu Listyaghi menyebutkan rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara kedua belah pihak pada 25 Oktober lalu.

"Delegasi Zimbabwe telah bertemu perwakilan PT Wijaya Karya terkait proyek kerja sama pembangunan infrastruktur. Rencananya, pendanaan akan menggunakan skema imbal dagang yang difasilitasi Exim Bank Indonesia," jelasnya.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id