Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil. (MI,PANCA SYURKANI).
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil. (MI,PANCA SYURKANI).

Bappenas Terapkan E-Planning dan E-Budgeting di 2018

11 Mei 2016 14:46
medcom.id, Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil berharap e-planning dan e-budgeting dapat mulai diterapkan di Indonesia pada 2018.
 
"Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2017 kita perbaiki dari sebelumnya,  ini adalah langkah awal melakukan e-budgeting dan e-planning," kata Sofyan Djalil dikutip dari Antara, Rabu (11/5/2016).
 
Mantan Menko Perekonomian itu menyatakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2016 merupakan perbaikan dari sistem yang selama ini dilaksanakan yang dianggap masih  belum optimal.

"Kita masih terus mencari format supaya acara Musrenbangnas tahun-tahun mendatang lebih efektif dan dapat menangkap semua aspirasi dari daerah," kata Sofyan.
 
Ia menyebutkan pihaknya merencanakan proses Musrenbangnas di 2018 adalah proses terakhir sebagai komitmen para kepala daerah dan menteri .
 
"Sedangkan diskusi akan dilakukan sepanjang tahun dan akan dicicil provinsi per provinsi dan kementerian/lembaga sehingga rumusan RKP 2018 akan lebih optimal dibanding saat ini," tuturnya.
 
Sofyan juga menyebutkan ada perubahan sistem perencanaan dari money follow function menjadi money follow program.
 
Menurut dia, akibat money follow function banyak sekali duplikasi program, sehingga diharapkan duplikasi program akan berkurang dengan sistem baru.
 
"RKP 2017 ini berupaya mengimplementasikan money follow program ini," katanya.
 
Dalam kesempatan itu, Sofyan juga menjelaskan konsep dana alokasi khusus (DAK) yang merupakan dana penugasan untuk pembangunan infrastruktur di daerah.
 
"Penyaluran dana ini ke depan akan menggunakan pola Inpres di provinsi tertentu," ulasnya. 
 
Menurut dia, dana itu akan difokuskan pada pengembangan KEK, pengembangan industri pariwisata dan kedaulatan pangan. Sebagian besar dana itu akan dialokasikan ke sektor-sektor itu.
 
"RKP 2017 juga memasukkan revolusi mental, penegakan hukum dan disiplin sehingga pembangunan fisik juga diikuti dengan nonfisik," tegasnya.  
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan