NEWSTICKER
Ilustrasi Bandara. Foto : MI.
Ilustrasi Bandara. Foto : MI.

Wabah Korona, Penumpang Internasional di Soetta Turun 1,5%

Ekonomi Virus Korona
Husen Miftahudin • 10 Februari 2020 18:47
Tangerang: PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mencatat pergerakan penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami penurunan sebanyak 1,5 persen. Ini akibat penghentian sementara penerbangan Indonesia-Tiongkok dan sebaliknya imbas mewabahnya virus korona.
 
"Pergerakan di maskapai internasional itu hanya turun 1,49 persen atau 1,50 persen. Itu karena kita kurangi penerbangan Tiongkok," kata President Director AP II Muhammad Awaluddin di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 10 Februari 2020.
 
Awaluddin menyebutkan AP II menghentikan sementara seluruh penerbangan Indonesia-Tiongkok dan sebaliknya terhitung mulai 5 Februari 2020. Terdapat 16 izin rute penerbangan dengan 143 pergerakan pesawat setiap pekan di Bandara Soetta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun demikian, penurunan jumlah pergerakan penumpang internasional itu diklaim sebagai hal yang wajar. Lagipula, ungkapnya, pergerakan penumpang secara keseluruhan di Bandara Soetta tidak berdampak signifikan.
 
"Kalau bicara traffic yang terkait efek virus korona, saya pastikan secara umum tidak ada pengaruh. Jadi traffic-nya secara umum tidak turun," tegas dia.
 
Pergerakan penumpang di Bandara Soetta ditopang pergerakan pesawat rute domestik. Dari rata-rata 1.200 pergerakan pesawat setiap harinya, hanya 14-16 pergerakan pesawat dari dan ke Tiongkok yang ada di Bandara Soetta.
 
Bila dirata-rata, pergerakan pesawat rute domestik di Bandara Soetta sebesar 78-80 persen. Sementara pergerakan penerbangan internasional secara rata-rata hanya 20-22 persen.
 
"Jadi penurunan (pergerakan penumpang) di internasional yang hanya 1-1,5 persen itu tertutup dengan domestik yang 78-80 persen. Maka saya berani mengatakan secara umum Bandara Soetta dalam konteks penerbangan dan pergerakan maskapai tidak terdampak dengan korona," tegas Awaluddin.
 
Sementara, lanjut dia, penerbangan rute internasional selain Tiongkok hingga saat ini belum ada penutupan. "Kita tidak menutup dari Singapura, dari Malaysia. Kalau dari Tiongkok langsung kita tutup," pungkas Awaluddin.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif