NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Antara/Galih Pradipta
Ilustrasi. Foto: Antara/Galih Pradipta

Penyewa Mal Kecewa Banjir Tak Kunjung Teratasi

Ekonomi banjir jakarta Jakarta Banjir
Ilham wibowo • 25 Februari 2020 13:04
Jakarta: Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kecewa dengan pemerintah daerah yang dinilai belum bisa mengantisipasi banjir. Akibat banjir di Jakarta, sejumlah aktivitas bisnis menjadi berhenti.
 
"Saya enggak ngerti alam, dan itu sebenarnya bisa diantisipasi dengan cara-cara buka tutup atau sedot air," kata Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansyah kepada Medcom.id, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Bencana banjir sebelumnya sempat melumpuhkan pusat perbelanjaan pada awal 2020. Dampaknya telah dirasakan cukup besar bagi pelaku usaha yang menanggung kerugian hilangnya omzet serta rusaknya fasilitas mal dan barang dagangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Antisipasi banjir mestinya sudah bisa dikerahkan dengan kebijakan maksimal mengantisipasi aliran air yang tersumbat di musim hujan. Kondisi banjir sangat tidak diharapkan terjadi di kawasan pusat bisnis. Apalagi kejadian berulang dalam hitungan bulan.
 
"Mestinya ada strateginya, saya enggak ngerti itu," ungkapnya.
 
Budihardjo memprediksi satu pusat perbelanjaan bisa merugi sampai Rp15 miliar selama operasional tutup setengah bulan. Catatan tersebut dengan asumsi sewa toko per meter persegi mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan.
 
"Prinsipnya semua yang berhubungan dengan infrastruktur dan kenyamanan peduduk DKI terganggu, masyarakat mau belanja tidak bisa, pelayanan publik terganggu," tuturnya.
 
Pihak Hippindo hingga saat ini masih menantikan respons Pemprov DKI Jakarta atas tuntutan ganti rugi akibat banjir yang menyebabkan terhentinya operasional sejumlah mal. Surat resmi sebelumnya telah disampaikan, membahas agar Pemda memberikan kompensasi kerugian akibat banjir yang menimpa pelaku usaha seperti pengurangan pajak.
 
"Kami sudah minta dan sudah berkirim surat juga, sedang menunggu beberapa kebijaksanaan, mungkin bantuan," ucapnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif