Kasus gagal bayar dan rekayasa laporan keuangan pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 misalnya. Dugaan korupsi pada kedua perusahaan asuransi tersebut membuat kepercayaan masyarakat untuk berasuransi semakin tergerus.
Terlepas dari itu, asuransi penting bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu Azuarini menyarankan agar masyarakat harus memahami arti dari asuransi untuk kehidupan tersebut.
"Inti dari asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan atau transfer risiko dari satu pihak ke pihak lain, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi," jelas Azuarini di Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.
Tak hanya itu, lanjutnya, masyarakat juga harus memahami kebutuhan berasuransi. Pasalnya, terdapat beragam jenis asuransi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan sebagai proteksi kehidupan kita.
"Banyak asuransi yang beredar di masyarakat, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi bisnis, asuransi kendaraan, asuransi perjalanan, hingga asuransi rumah," ungkapnya.
Asuransi kendaraan contohnya. Jenis asuransi ini memiliki beragam manfaat dan keuntungan, di antaranya hemat karena mengurangi ketidakpastian risiko. Kemudian juga mampu mengurangi beban keuangan akibat timbulnya kerugian.
"Memberi ketenangan saat berkendara, baik Anda sendiri ataupun orang lain," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News