BI Kantor Perwakilan Jawa Timur mendorong inovasi bertransaksi melalui pemanfaatan teknologi di sistem pembayaran, seperti QR Code. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah
BI Kantor Perwakilan Jawa Timur mendorong inovasi bertransaksi melalui pemanfaatan teknologi di sistem pembayaran, seperti QR Code. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah

Beramal di Rumah Ibadah Bisa Pakai QR Code

Ekonomi bank indonesia QR Code
Eko Nordiansyah • 09 November 2019 16:56
Surabaya: Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Timur mendorong inovasi bertransaksi melalui pemanfaatan teknologi di sistem pembayaran, seperti QR Code. Bahkan saat ini sejumlah rumah ibadah bekerja sama dengan perbankan di seluruh Jawa Timur untuk implementasi penggunaan QR Code.
 
Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah mengatakan di tempat ibadah terdapat transaksi atau perputaran uang, baik yang berupa zakat, infaq, sedekah maupun semacamnya yang masih banyak menggunakan uang tunai dalam setiap transaksinya.
 
"Sehingga, kami memandang perlu mendorong penggunaan QR Code sebagai salah satu tools untuk mempermudah dan memperbanyak alternatif cara bertransaksi di kalangan masyarakat," kata dia di FESyar Grand City Convex Hall, Surabaya, Sabtu, 9 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan penggunaan QR Code sebagai sebuah alat untuk beragam hal sudah berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai contoh, saat ini penggunaan uang elektronik seperti LinkAja, OVO, dan Go-Pay sudah semakin marak di masyarakat.
 
"Sementara dari sisi pengelolaan dana, pemanfaatan QR Code ini juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi manajemen dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan serta pengeluaran bagi masing–masing pengelola rumah ibadah, karena langsung masuk dalam rekening tempat ibadah yang dikelola oleh pengurus," jelas dia.
 
Melalaui 'Gerakan Elektronifikasi Rumah Ibadah, Pemecahan Rekor MURI penempelan QR Code terbanyak di kotak amal' telah ada 1.000 rumah ibadah di Jawa Timur yang terlibat. Sementara itu ada 14 perbankan yang bekerja sama untuk mengelola dana sosial di rumah ibadah tersebut.
 
"Kami berikan penghargaan MURI kepada Bank Indonesia dan perbankan di Jawa Timur dengan adanya implementasi elektronifikasi (pemasangan QRIS) pada lebih dari 1.000 rumah ibadah, bahkan ini bukan hanya rekor Indonesia tapi masuk dalam rekor dunia," kata Manajer MURI Ridha Al-Amin.
 
Gerakan Elektronifikasi Rumah Ibadah diharapkan dapat diikuti oleh seluruh rumah ibadah yang ada di Indonesia. Sehingga dapat menyerap potensi shodaqah dan infaq yang ada dan dapat mendorong pengelolaan dana sosial yang lebih baik serta dapat mendorong terwujudnya Sistem Pembayaran Indonesia yang Aman, Efisien dan Handal.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif