Ilustrasi. FOTO: MI/Tri Handiyatno
Ilustrasi. FOTO: MI/Tri Handiyatno

Bank DKI Raih Penghargaan Best CFO

Ekonomi bank dki
Medcom • 14 Desember 2019 15:02
Jakarta: Bank DKI terus memaksimalkan kinerja keuangan dari waktu ke waktu. Langkah itu pun membuahkan hasil lantaran Bank DKI diganjar penghargaan sebagai 20 bank berkinerja terbaik di Indonesia dan Best CFO In Financial Institution yang diberikan kepada Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo
 
Sigit Prastowo menjelaskan, per Juni 2019 Bank DKI berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan realisasi total kredit dan pembiayaan sebesar Rp29,5 triliun per Juni 2019 atau tumbuh 5,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,9 triliun.
 
"Bank DKI terus mendorong peningkatan penyaluran kredit, terutama kepada sektor UMKM di DKI Jakarta," ujar Sigit, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 14 Desember 2019, sambil menjelaskan pertumbuhan kredit Bank DKI didorong kredit pada segmen UMKM yang tumbuh 18,0 persen secara tahunan dari Rp1,1 triliun menjadi Rp1,3 triliun
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertumbuhan kredit segmen UMKM tersebut ditopang pertumbuhan kredit mikro yang mencatatkan pertumbuhan 33,3 persen dengan per Juni 2019 tercatat sebesar Rp843,0 miliar. Hal ini sejalan dengan strategi Bank DKI di mana penyaluran kredit kepada UMKM menjadi fokus utama untuk dikembangkan.
 
"Mengingat segmen UMKM merupakan sektor ekonomi yang prospektif dan aman serta dalam rangka mendukung program kerja Pemprov DKI Jakarta," ucapnya.
 
Ia menambahkan berbagai program percepatan penyaluran kredit UMKM khususnya kredit mikro telah dan akan terus dilakukan hingga saat ini. Seperti pada 25 Juli 2019 lalu, Bank DKI melakukan penandatanganan perjanjian kredit mikro secara massal kepada total 250 peserta program pengembangan kewirausahaan terpadu atau PKT.
 
"Yang diwakili oleh 40 wirausahawan dalam acara business matching bersama Pemprov DKI Jakarta dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tukasnya.
 
Sigit menambahkan, dari sisi Dana Pihak Ketiga, dana tabungan menunjukkan pertumbuhan sebesar 15,9 persen dari semula tercatat Rp8,1 triliun menjadi sebesar Rp9,4 triliun pada akhir Juni 2019. Pertumbuhan dana tabungan mendorong peningkatan rasio dana murah.
 
"Yang ditunjukkan dari komposisi CASA per Juni 2019 sebesar 54,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 50,9 persen. Adapun total aset per Juni 2019 tercatat sebesar Rp45,6 triliun," ungkapnya.
 
Berbagai pencapaian kinerja bisnis tersebut telah mendorong realisasi pencapaian laba bersih Bank DKI per Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp372,1 miliar atau tumbuh 4,4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp356,4 miliar. Pertumbuhan laba bersih ditopang peningkatan pendapatan bunga bersih per Juni 2019 yang tercatat 8,9 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif