Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

Wacana Kenaikan Harga Gula Pukul Industri Kecil

Ekonomi gula industri makanan
Husen Miftahudin • 19 Februari 2019 08:28
Tangerang: Pemerintah masih membahas usulan kenaikan harga gula di tingkat petani. Namun wacana itu membuat pengusaha makanan dan minuman (mamin) waswas, utamanya industri skala kecil.
 
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengungkapkan kenaikan harga gula membuat industri skala kecil terpukul. Hal ini lantaran mereka tidak menggunakan gula rafinasi impor.
 
"Industri kecil iya (terpukul). Ada sebagian yang tidak bisa pakai gula rafinasi karena keterbatasan volume, mau enggak mau mereka mengalami kenaikan, pasti," ujar Adhi ditemui di pabrik Mayora, Jalan Raya Serang KM 12,5, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin, 18 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adhi menyebut kebanyakan industri kecil saat ini pengguna gula lokal. Dalam hitungannya, porsi pemakaian gula di industri kecil sekitar 10 persen dari total kapasitas industri mamin secara keseluruhan.
 
"Perkiraan saya (volume kebutuhan gula di industri kecil) sekitar 300 ribuan ton setahun, kira-kira 10 persen lah dari total pemakaian (gula pada industri mamin)," tutur dia.
 
Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo menyatakan usulan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gula petani masih dalam pembahasan. Ia mengaku masih membutuhkan rapat terbatas (ratas) untuk membahas penetapan HPP gula di tingkat petani.
 
"Belum, masih ratas, ratas belum selesai, nanti. Kalau sudah, kita ketemu lagi dengan petani tebu," beber Jokowi.
 
Presiden belum bisa memastikan rampungnya keputusan harga gula di tingkat petani tersebut. Ia hanya berharap kebijakan baru pemerintah terhadap harga gula bisa segera terselesaikan.
 
"Inginnya kerja sesuai target, tapi kan belum rampung. Saya inginnya cepat, kalau perlu sehari rampung lebh senang saya," pungkas Jokowi.
 
Presiden Jokowi sebelumnya membahas kenaikan harga gula bersama para petani yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). Dalam pembahasan tersebut, HPP untuk gula petani diusulkan naik dari Rp9.700 per kilogram menjadi Rp10.500 per kilogram.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif