Sertifikasi ISO tersebut diterima langsung oleh Deputi Gubernur BI Hendar dari badan sertifikasi internasional, Technischer Uberwachungs Verein (TUV SUD). Raihan tersebut menambah deretan standar internasional yang dimiliki BI sebelumnya seperti standar internasional terkait kualitas layanan, ISO 9001:2008 untuk Contact Center BI, Museum BI, dan Perpustakaan Kantor Pusat BI.
Mengutip laman BI, Sabtu (27/6/2015), implementasi ISO 30301 dan ISO 15489 di BI dimulai pada November 2014. Setelah melalui audit compliance pada Maret 2015, TUV SUD menyatakan BI berhak menerima sertifikat ISO 30301 Management System for Records, dan enam satuan kerja berhak menerima Statement of Compliance ISO 15489 Records.
Enam satker tersebut adalah Departemen Logistik dan Pengamanan, Departemen Audit Interm, Departemen Pengelolaan Aset, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Barat, KPwBI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan KPwBI Provinsi Kepulauan Riau.
Dengan pencapaian tersebut BI terus berharap dapat meningkatkan tata kelola lembaga publik yang baik atau good public governance. Ke depannya, BI berencana memperluas penerapan ISO 15489 pada satuan kerja lain di secara bertahap guna tercapainya kualitas pengelolaan dokumen dan arsip BI sesuai standar internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News