Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (FOTO  ANTARA Widodo S. Jusuf).
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (FOTO ANTARA Widodo S. Jusuf).

Jakarta Jadi Kota Percobaan Penerapan Batas Atas Harga Bahan Pokok

Husen Miftahudin • 15 Agustus 2016 23:16
medcom.id, Jakarta: Demi menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok, pemerintah berencana menetapkan batas atas (ceiling price) untuk harga jual eceran dan batas bawah (floor price) untuk harga pembelian ke petani. Untuk ceiling price, akan diujicobakan di wilayah DKI Jakarta.
 
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengakui, wilayah Jakarta merupakan barometer harga bahan pokok nasional. Tingginya permintaan di ibukota membuat para tengkulak bermain curang dalam menentukan harga yang sampai ke tangan konsumen (end user).
 
"Contoh misalnya harga bawang di tingkat petani yang ada di Brebes hanya Rp14 ribu sampai Rp16 ribu per kilogram (kg). Sampai di Jakarta, malah harganya jauh naik jadi Rp40 ribu per kg. Disparitas ini yang harus diselesaikan," ujar Enggar dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jalan MI Ridwan Rais No 5, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2016).

Pasokan bahan-bahan pokok berasal dari produksi petani yang diserap Badan Urusan Logistik (Bulog). Kemudian, Bulog memasok kepada PD Pasar Jaya untuk kembali disalurkan ke pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah Jakarta.
 
"Di PD Pasar Jaya ini kita tetapkan ceiling price-nya. Kita minta patokan seluruh harga sehingga ada intervensi di pasar dan ditetapkan di seluruh DKI dengan harga eceran yang sesuai harapan," papar dia.
 
Kementerian Pertanian (Kementan) juga telah memenuhi kesepakatan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Dengan begitu, Bulog yang ada di bawah Kementan bisa memasok bahan pokok kepada PD Pasar Jaya di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan telah ditetapkan ceiling price.
 
"DKI sudah memiliki satu sistem pusat grosir, mereka punya sistem untuk potong rantai pasok. Kementan dan Gubernur DKI telah menempuh kesepakatan untuk menempatkan harga grosir kepada PD Pasar Jaya dari Bulog ke pasar induk, dan harga grosir ini yang dijual ke pasar rakyat di wilayah DKI," tegas Enggar.
 
Namun demikian, penetapan ceiling price masih dalam pembahasan tim teknis Kementan dan Kemendag. Jika sudah ditetapkan, komoditas bahan pokok yang akan diterapkan ceiling price di wilayah Jakarta sendiri baru empat, yakni beras, gula, bawang merah, dan daging sapi.
 
"Mengenai harga (ceiling price) akan kita tetapkan minggu ini. Pilot project akan kami pantau terus. Diharapkan akan diterapkan juga pola yang sama ke daerah-daerah lainnya," pungkas Enggar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan