Jakarta: PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) berencana merambah bisnis pembayaran digital. Bisnis pembayaran digital tersebut adalah BigPay. Awal mula tercetus BigPay karena AirAsia Indonesia melayani banyak rute Internasional di mana pembayaran yang dilakukan penumpang-penumpangnya menggunakan berbagai macam jenis mata uang.
Karena memiliki kas berbagai mata uang tersebut, Direktur Utama AirAsia Dendy Kurniawan mengatakan, pihak AirAsia merasa mampu memberi layanan pengiriman uang luar negeri secara real time.
"BigPay bukan hanya pembayaran menarik tapi juga untuk remitensi, di luar ada jaringan BigPay tidak perlu membayar menggunakan transfer bank. Transfer BigPay realtime," kata Dendy, dalam public expose di kawasan Blok M, Jakarta, Senin sore, 24 Juni 2019.
Selain pengiriman uang, Dendy menjelaskan, BigPay bisa menjadi online money changer. "Ketiga yang menarik dari BigPay adalah foreign exchange. Kami memliki sekumpulan mata uang asing yang dikelola dari penumpang maskapai kami," ucap dia.
Lebih lanjut, BigPay diharapkan dapat diluncurkan tahun ini. BigPay diyakini dapat memperkuat pendapatan non penerbangan. Saat ini, pihaknya sedang mengurus perizinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"BigPay kami berharap bisa diluncurkan pada tahun ini," pungkas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan