Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst)
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst)

Jokowi Sebut Kenaikan Harga Cabai Akibat Musim Buruk

09 Januari 2017 11:18
medcom.id, Pekalongan: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini disebabkan karena cuaca dan musim yang buruk pada 2016.
 
"Yang namanya harga tergantung suplai dan demand. Kadang musiman dan kedua karena 2016 jelek cabai," kata Jokowi, seperti dikutip dari Antara, ditemui usai blusukan di Pasar Kanjen, Kabupaten Pekalongan, Senin (9/1/2017)
 
Menurut Presiden, harga komoditas yang fluktuatif bisa terjadi jika suplai terganggu akibat keadaan musim. Jokowi meminta agar masyarakat melakukan subtitusi jenis cabai untuk dikonsumsi selama suplai cabai rawit merah belum normal.

Baca: Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Cabai di Palu
 
"Yang cabai rawit merah Rp100 ribu. Cabai lain yang merah Rp50 (ribu), hijau Rp45 ribu-Rp50 ribu," kata Presiden, membandingkan harga cabai per kilogramnya di Pasar Kajen.
 
Selain itu, Jokowi menjelaskan Menteri Pertanian Amran Sulaiman tengah membagikan bibit cabai agar harga dapat terkendali di masa mendatang. Menteri Pertanian telah mencanangkan Gerakan Nasional Penanaman 50 juta Pohon Cabai di Pekarangan yang dipusatkan di Lapangan Tembak Divisi Infantri I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat.
 
Baca: Harga Cabai di Berbagai Daerah Tembus Rp100.000/Kg
 
Gerakan tersebut, kata Jokowi, sebagai upaya pemerintah untuk menggalakkan masyarakat menanam cabai sehingga saat harga cabai naik tidak perlu ada kekhawatiran. Untuk kesuksesan gerakan menanam 50 juta pohon cabai tersebut, Kementan melibatkan ibu penggerak PKK Pusat dan daerah.
 
Baca: Sejumlah Pedagang Jual Cabai kering
 
Hal itu dianggap penting sehingga diharapkan bisa melakukan penanaman 20 batang di setiap rumah tangga. Gerakan tersebut diharapkan menjadi upaya efektif dalam mengatasi lonjakan harga cabai yang selama ini terus terjadi.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan