Ilustrasi. Foto: Antara/Prasetia
Ilustrasi. Foto: Antara/Prasetia

Kemendes Yakin BUMDes Menghidupkan Ekonomi Perdesaan

04 April 2017 22:17
medcom.id, Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yakin keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di perdesaan.
 
"Lembaga ini diharapkan bisa menjadi link and match antara usaha kecil dengan industri besar sehingga menjadi sebuah tim,” ujar Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo, dalam keterangan tertulis, Selasa 4 April 2017.
 
Kemendes PDTT bersama Bulog dan BUMN membentuk PT Mitra BUMDes. PT Mitra BUMDes Nusantara dibentuk sebagai holding untuk mengoordinasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa-desa dengan kepemilikan saham 51%. Sisanya dimiliki BUMDes.

“Dengan begitu, program-program pemerintah akan bisa disalurkan melalui PT Mitra BUMDes," kata Eko.
 
Alasan menggandeng Bulog, kata dia, karena lembaga ini mampu menjangkau daerah pertanian dan memahami proses pascapanennya. Bulog, menurutnya, mengambil inisiatif bersama Kopelindo dan empat Bank BUMN untuk memperkuat manajemen PT Mitra BUMDes. 
 
"Komitmen tersebut dijawab Bulog dengan mengedepankan adanya pemberdayaan masyarakat desa di sektor ekonomi," katanya.
 
Desa diarahkan jadi lumbung pangan
 
Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti, mengatakan PT Mitra BUMDes akan menjadi kepanjangan tangan Bulog untuk masuk pada ekonomi perdesaan. "Agar seluruh proses keterjangkauan pangan dan produk dapat ditangani dengan baik," kata dia.
 
Di tahap awal, PT Mitra BUMDes akan menjadi mitra pengadaan untuk produksi di desa. Dari proses tersebut, desa akan diarahkan untuk menjadi lumbung-lumbung pangan desa serta sebagai transaksi perdagangan pangan. 
 
"Lahirnya PT Mitra BUMDes Nusantara bukan untuk menjadi pesaing. Nantinya, insentif yang masuk ke desa akan disalurkan melalui badan tersebut dengan formula yang menguntungkan bagi desa dan PT Mitra BUMDes," kata Djarot.
 
Ia menekankan jangan sampai timbul persepsi PT Mitra BUMDes akan mematikan usaha bisnis yang telah ada. "Saya pesan kepada komisaris dan direksi PT Mitra BUMDes, jangan pernah mengambil alih bisnis yang sudah dilakukan masyarakat. Yang boleh kita lakukan adalah menambah kapasitas pasarnya, teknologinya, dan serapan bahan bakunya,” kata dia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan