Menteri BUMN Erick Thohir. Foto : MI/Susanto
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto : MI/Susanto

Erick Thohir Ingin RS BUMN Jadi Benteng Pertahanan RI

Ekonomi bumn Erick Thohir
Suci Sedya Utami • 11 Februari 2020 10:50
Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan Rumah Sakit (RS) pelat merah menjadi benteng pertahanan RI. Konsolidasi antarrumah sakit penting dalam mengantisipasi munculnya berbagai penyakit menular.
 
Apalagi pemerintah dihadapkan pada bonus demografi, sebanyak 58 persen penduduk Indonesia berada di usia produktif. Karena itu, jaminan kesehatan bagi generasi muda sangat penting.
 
"Kalau biasanya kita bicara energy security, food security, sekarang kita harus tambahkan health security. Untuk itu saya ingin pastikan konsolidasi RS BUMN dan juga farmasi. Dengan begitu bisa menjadi benteng pertahanan bangsa kita," kata Menteri BUMN di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini terdapat 65 RS BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Erick pun menekankan lima hal agar konsolidasi tersebut berjalan.
 
Pertama, RS BUMN harus memiliki nilai ekonomi dan Misalnya, RS bisa mengurangi impor dan memaksimalkan bahan baku atau alat di dalam negeri.
 
Kedua, pengelolaan RS BUMN harus lebih fokus dalam bidang kesehatan. Dengan kata lain tidak berfokus pada bisnis di luar kesehatan.
 
Selanjutnya, RS BUMN dituntut untuk terus memaksimalkan teknologi baik dalam pengelolaan hingga ke pelayanan. Dengan ini, diharapkan manajemen dan pengelolaan RS menjadi lebih efektif dan transparan.
 
Keempat mengenai inovasi. RS BUMN dengan berbagai tenaga ahli atau medis diharapkan bisa menciptakan temuan-temuan baru di bidang kesehatan.
 
"Contohnya, stem cell tulang dan stem cell kecantikan yang sudah dilaporkan dalam Ratas dengan Presiden, kami coba laksanakan karena ini adalah inovasi anak bangsa," tutur dia
 
Terakhir, Erick meminta seluruh managemen bekerja dengan akhlak dan profesionalitas. Para dokter muda semestinya diberikan kesempatan dan ruang lebih banyak untuk berkembang dan menangani pasien.
 
"Jika sistem yang mudah ini jalan, maka rumah sakit BUMN iji bisa lebih baik daripada rumah sakit milik swasta," tegas dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif