Bank Mandiri. Foto : MI/Angga Yuniar.
Bank Mandiri. Foto : MI/Angga Yuniar.

Bisnis Kantor Luar Negeri Bank Mandiri Melonjak

Ekonomi bank mandiri perbankan
Annisa ayu artanti • 11 Februari 2020 19:31
Jakarta: PT Bank Mandiri Tbk mencatat laba bersih untuk kantor luar negeri (KLN) pada 2019 sebesar USD92,62 juta atau sekitar Rp1,3 triliun. Laba tersebut diperoleh ditengah ketidakpastian global seperti isu perang dagang dan Brexit.
 
Direktur Treasury, International Banking & Special Asset Management Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, perolehan tersebut merupakan kontribusi laba terbesar dalam lima tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 25 persen.
 
Tercatat, pendapatan jasa atau Fee Based Income naik menjadi USD52,22 juta atau sekitar Rp731 miliar dari USD11,67 juta sejak 2015.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kinerja baik KLN Bank Mandiri dalam lima tahun ini tidak hanya dicapai melalui sinergi strategis dengan perusahaan anak, namun juga dengan berbagai unit kerja di kantor pusat maupun di antara KLN itu sendiri," kata Darmawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Ia menjelaskan, jika awalnya target pasar KLN Bank Mandiri untuk membantu pebisnis Tanah Air ke luar negeri, saat ini KLN menyasar Indonesian Related Global Trading Company, Sindikasi global serta Supply Chain Indonesian Link customers, termasuk memfasilitasi aliran bisnis di negara yang menjadi KLN Bank Mandiri.
 
"Kami ingin memperkuat bisnis kantor luar negeri dengan perluasan target pasar dan optimalisasi jaringan Bank Mandiri Group," ucapnya.
 
Saat ini Bank Mandiri memiliki tujuh KLN yakni di Malaysia, Singapura, Timor Leste, Hong Kong, Tiongkok, Cayman Island, dan Inggris.
 
Darmawan menuturkan, dari aspek risiko KLN Bank Mandiri mampu menjaga kualitas aset produktif melalui upaya pemberian kredit secara selektif sehingga NPL dapat ditekan dari 1,42 persen pada 2015 menjadi 0,12 persen pada 2019 dan meningkatkan sumber pendanaan dari pasar setempat.
 
"Dalam mengeksekusi perluasan pasar ini, kami cukup percaya diri karena memiliki dua perusahaan anak yang cukup kuat di pasar Singapura yaitu Mandiri Securities Singapore dan Mandiri Investment Management Singapore," ujar Darmawan.
 

 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif