NEWSTICKER
Ketua Umum DMSI Derom Bangun. FOTO ANTARA/Evalisa Siregar
Ketua Umum DMSI Derom Bangun. FOTO ANTARA/Evalisa Siregar

Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia untuk Energi

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia indonesia-jepang
Antara • 24 Februari 2020 08:14
Medan: Jepang tertarik mengimpor limbah dari kelapa sawit seperti cangkang sawit, tandan kosong, dan pelet dari hasil olahan tandan kosong kelapa sawit. Adapun ketiga jenis bahan tersebut digolongkan sebagai produk samping ataupun limbah dari perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
 
"Ketertarikan Jepang itu tercetus dalam seminar mengenai standar ISO bersama pihak Jepang di Jakarta pada 10 Februari 2020," ujar Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun, seperti dikutip dari Antara, di Medan, Senin, 24 Februari 2020.
 
Pihak Jepang, ujar Derom, menyebutkan pentingnya bahan bakar biomassa dalam rangka peningkatan produksi listrik di Jepang dengan cara produksi energi yang baru dan terbarukan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peneliti senior dari Jepang Takanobu Aikawa menjelaskan bauran energi di Jepang akan meningkatkan porsi energi baru dan terbarukan mencapai antara 3,7 sampai 4,6 persen dari produksi listrik total atau sekitar 6 sampai 7,2 Giga Watt.
 
"Untuk keperluan itu lah Jepang memerlukan peningkatan penggunaan bahan biomassa yang sebagian besar diimpor dari Indonesia," ujar Derom.
 
Meski memerlukan, Jepang mengharuskan sertifikasi pada produk yang akan di ekspor. "Jadi menurut DMSI, sistem standardisasi ISPO perlu diperluas seperti untuk mencakup pabrik-pabrik pelet nantinya," pungkas Derom.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif