Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Pesona Emas Antam Memudar di Awal Pekan

Ekonomi harga emas antam
Angga Bratadharma • 03 Februari 2020 10:06
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Senin atau di awal pekan terlihat turun sebesar Rp2.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp788 ribu per gram, di tengah merebaknya virus korona yang kian mengkhawatirkan. Hari ini harga emas Antam berada di posisi Rp786 ribu per gram.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Senin, 3 Februari 2020, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,5 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,26 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,7 juta.
 
Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp7,4 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp18,3 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp36,6 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
 
Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
 
Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.
 
Sementara itu, korban tewas wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) melonjak menjadi 360 orang per hari ini, Senin 3 Februari 2020. Angka ini melampaui kematian akibat penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS) di pulau utama Tiongkok pada periode 2002-2003.
 
Data terbaru disampaikan usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan kematian perdana virus korona di luar Tiongkok, yakni di Filipina. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat ada 56 kematian baru di provinsi Hubei pada hari ini. Hubei merupakan provinsi tempat berdirinya Wuhan, kota pusat penyebaran virus korona nCoV.
 
Tiongkok telah menutup rapat Wuhan dan beberapa kota lainnya, termasuk yang terbaru Wenzhou pada Minggu kemarin. Seluruh akses jalan menuju Wenzhou ditutup rapat, dan warga setempat diminta tetap berada di rumah. Sejak muncul akhir tahun lalu, virus korona menginfeksi lebih dari 16.400 orang di seantero Tiongkok. Virus ini telah mencapai 24 negara.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif