Logo Bank Dunia. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
Logo Bank Dunia. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)

Bank Dunia Apresiasi MPP Denpasar

Ekonomi bank dunia IMF-World Bank
16 Oktober 2018 19:22
Denpasar: Peserta Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-World Bank) mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Graha Sewaka Dharma Pemkot Denpasar, Bali.
 
Direktur City Planning Labs (CPL) World Bank Gayatri Singh mengapresiasi Pemkot Denpasar yang telah mampu menyediakan big data melalui program aplikasi Geoportal yang bekerja sama
dengan Bank Dunia.
 
Gayatri mengatakan Pemkot Denpasar sudah mampu mengembangkan data tersebut. Hal ini dapat dilihat melalui "Damamaya Cyber Monitor".
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemkot Denpasar sudah luar biasa dan merupakan kota pertama di Indonesia yang telah mampu mengembangkan 'big data' melalui Geoportal. Saya harapkan data ini terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan kota," ujarnya, di Denpasar, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 16 Oktober 2018.
 
Gayatri lebih lanjut mengatakan tujuan dari penyediaan big data adalah untuk melakukan pembangunan secara menyeluruh, karena banyak permasalahan kota yang dapat dilakukan perencanaan dengan baik.
 
Hal tersebut dibutuhkan data yang akurat, sebagai contoh dalam program mengatasi kemacetan lalu lintas hingga pergerakan penduduk.
 
Melalui data tersebut dapat menghindari perencanaan pembangunan yang tidak sesuai dengan sasaran, serta data yang akurat melalui kota pinta atau smart city akan lebih mampu menampilkan angka pasti untuk pelaksanaan pembangunan.
 
Sementara itu, Asisten I Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar Gusti Ngurah Eddy Mulia mengatakan bahwa Damamaya telah dibangun pada 2016 bertujuan untuk mengumpulkan dan memproses informasi yang dibutuhkan agar dapat mengelola data dan informasi secara cepat dan efektif.
 
Ia mengatakan Damamaya Cyber Monitor merupakan pusat kontrol di Kota Denpasar, salah satu aplikasi dan situsnya adalah pusat Geoportal yang merupakan situs menyajikan data, baik berbentuk tabel dan berbasis sparsial.
 
Dikatakan, aplikasi Geoportal Kota Denpasar mulai dibangun pada 2015 bekerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) merupakan salah satu upaya Kota Denpasar untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik dalam memperoleh data berbasis keuangan yang dapat menunjukkan lokasi dan letak posisi suatu objek.
 
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar I Putu Wisnu Wijaya menambahkan kerja sama tersebut diharapkan aplikasi yang yang dibangun tersebut dapat diterapkan di daerah lain atau di negara lain secara global sesuai harapan World Bank.
 
Ia mengaku Geoportal sangat bermanfaat di antaranya adalah pembelajaran tentang tingkat SDM bahwa data itu sangat penting. Dengan data yang menjadi sumber dasar yang digunakan sebagai dasar pembangunan akan lebih efesien atau tidak ada lagi pemborosan.
 
Dikatakan kerja sama antara Bank Dunia diharapkan Geoportal dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari berbagai informasi tentang Denpasar karena dapat diakses lewat aplikasi tersebut.
 
"Geoportal itu mengakses hampir semua data di Kota Denpasar seperti data tabel dan sparsial," pungkasnya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif