Illustrasi. MI/Gino Hadi.
Illustrasi. MI/Gino Hadi.

Dana PSR Diharapkan Bisa Sasar Seluruh Petani Sawit

Ekonomi
Ilham wibowo • 16 Desember 2019 13:14
Jakarta: Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menyiapkan strategi percepatan pencairan dana program peremajaan sawit rakyat (PSR). Fasilitas kemudahan untuk mendapatkan program ini, akan diperkuat dengan verifikasi dari lembaga survei independen.
 
"Kami mengusulkan untuk menggunakan lembaga survei independen di daerah untuk mempercepat pencairan dana peremajaan sawit rakyat," kata Direktur Utama BPDPKS Dono Boestomi sat menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi IV, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Desember 2019.
 
Pemenuhan persyaratan teknis dipandang jadi penghambat target implemetasi PSR yang mestinya bisa menyasar seluruh petani Kelapa Sawit. Kehadiran lembaga survei pun dipandang perlu untuk memberikan pendampingan agar memenuhi persyaratan teknis yang telah ditetapkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi dengan adanya lembaga survei ini merekalah yang membantu untuk mencari kebun-kebun sawit rakyat yang qualified dan sesuai kriteria dengan syarat teknis yang ditetapkan oleh Ditjen Perkebunan," paparnya.
 
Strategi berikutnya, lanjut Dono, pihaknya juga mengusulkan penyederhanaan proses verifikasi penerima PSR. Pemanfaatan teknologi digital pun dinilai penting agar prosesnya menjadi efisien, akurat dan transparan.
 
"Jadi setelah dilakukan oleh lembaga survei itu sudah dianggap layak untuk diterima dan tentunya menggunakan aplikasi online, selama dia bisa masuk ke sistem online itu sudah layak untuk dibiayai," tuturnya.
 
Peningkatan kemitraan denga perusahaan sawit BUMN maupun swasta dalam program PSR juga bakal terus didorong. Perusahaan tersebut dinilai potensial untuk mendukung pekebun bin sebagai offtaker maupun avalist.
 
"Perlu menyertakan perusahaan sawit BUMN atau swasta yang berpotensi untuk mendukung pekebun, jadi dalam skema inti plasma ini selama plasmanya sesuai kriteria harusnya dia juga bisa ikut dalam program ini," ujarnya.
 
Adapun sejak 2016 hingga saat ini, dana yang dikelola BPDPS untuk program PSR telah terkelola sebesar Rp2,341 triliun. Nilai tersebut telah mencakup lahan seluas 93 ribu ha yang tersebar di 21 provinsi.
 
"Jangka pendek kami perbaiki dukungan untuk petani sawit rakyat melalui peningkatan ketepatan sasaran, kami juga sudah melakukan kajian-kajian untuk dukungan perbaikan rantai pasok petani sawit rakyat untuk peningkatan daya saing," ucapnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif