Ilustrasi Bank Sampoerna. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Ilustrasi Bank Sampoerna. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Bank Sampoerna Cetak Pertumbuhan Tabungan 61%

Ekonomi sampoerna
Ade Hapsari Lestarini • 04 Oktober 2016 13:41
medcom.id, Jakarta: PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mencatat pertumbuhan signifikan dana pihak ketiga (DPK) dengan menjaring banyak nasabah melalui produk Tabungan Hasil Tinggi. Variatifnya produk simpanan dengan promosi menarik bukan jaminan bagi masyarakat untuk mudah menentukan pilihan dalam menabung maupun berinvestasi.
 
"Beragamnya perilaku menabung masyarakat Indonesia, ditambah dengan banyaknya produk tabungan yang ditawarkan oleh berbagai bank yang menyebabkan persaingan dalam menghimpun dana dari masyarakat semakin ketat, kami yakin Tabungan Hasil Tinggi (High Yield Saving) dapat memberikan keuntungan lebih bagi masyarakat dan menjadi pilihan masyarakat untuk menempatkan dananya di Bank Sampoerna," ujar Direktur UKM, Funding, FI dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna Ong Tek Tjan, dalam siaran persnya, Selasa (4/10/2016).
 
Menurut dia, Bank Sampoerna melihat adanya kesempatan besar untuk merebut hati masyarakat dengan meluncurkan sebuah produk tabungan yang memiliki bunga setara dengan deposito pada pertengahan 2015 bernama Tabungan Hasil Tinggi Sampoerna.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun sepanjang semester pertama 2016, Tabungan Hasil Tinggi secara year to date berhasil tumbuh sebesar 61 persen dan memberikan kontribusi pertumbuhan DPK secara keseluruhan sebesar 24 persen.
 
"Bank Sampoerna tidak hanya memberikan imbal hasil setara deposito untuk Tabungan Hasil Tinggi, tetapi juga menawarkan berbagai fasilitas kemudahan transaksi serta layanan internet banking," ungkapnya.
 
Sekadar informasi, berdasarkan data sensus penduduk yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2015, jumlah penduduk Indonesia sekitar 255 juta orang. Namun, dari jumlah tersebut menurut publikasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pada 2015 hanya tercatat 60 juta orang yang memiliki rekening di bank dengan total jumlah 175 juta rekening di bank.
 
Data tersebut menggambarkan masih banyak orang Indonesia yang tidak memiliki literasi keuangan yang cukup mengenai pentingnya memiliki rekening tabungan di bank sehingga mempengaruhi perilaku menabung mereka. Bahkan, masyarakat Indonesia mempunyai kecenderungan untuk membuka rekening tabungan karena besarnya suku bunga yang ditawarkan dan beragam fasilitas kemudahan untuk nasabah.
 
Maka dari itu, program HYS akan terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat sehingga diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sampoerna akan semakin meningkat.
 
Dia menambahkan, keuntungan lain dari Tabungan Hasil Tinggi Sampoerna adalah kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi, seperti gratis biaya administrasi bulanan, fasilitas gratis Debit Card melalui jaringan PRIMA dengan menggunakan ATM Bank Sampoerna, gratis Biaya Administrasi ATM Bank Sampoerna, gratis biaya tarik tunai, cek saldo dan transfer dengan menggunakan ATM Bank Sampoerna di sekitar 93.000 ATM jaringan PRIMA di seluruh Indonesia, dan gratis biaya SKN/LLG/RTGS melalui cabang & Internet Banking.
 
"Melalui produk HYS ini, Bank Sampoerna berharap tidak hanya dapat meningkatkan jumlah nasabah di Bank Sampoerna, namun juga demi meningkatkan keyakinan masyarakat Indonesia akan pentingnya menabung sehingga dapat berdampak baik bagi perekonomian Indonesia di masa yang akan datang," tutup Ong.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif