Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Dok :Medcom.
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Dok :Medcom.

Mendag Patahkan Tuduhan Manfaatkan Impor Pangan

Ekonomi impor Berita Kemendag
Ilham wibowo • 19 Februari 2019 16:05
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan kebijakan impor diambil dari keputusan rapat koordinasi (rakor) di tingkat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Dengan begitu, tuduhan tidak berdasar patut diabaikan.
 
"Ngapain menanggapi itu (tuduhan yang menyebut kebijkan impor memberikan keuntungan pribadi) kan prosesnya impor bagaimana?" tegas Enggar usai menghadiri Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-Cepa) di Jakarta, Selas, 19 Februari 2019.
 
Tuduhan yang dilancarkan Pengamat Ekonomi Faisal Basri kepadanya menyangkut keuntungan dari impor beras, jagung, gula dan garam dianggap tidak relevan. Pengambilan keputusan dari impor komoditas tersebut ditegaskan bukan atas keinginan pribadi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rakor di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian lah, kata Enggar, yang memutuskan perlu atau tidak impor tersebut dilaksanakan. Kebijkan pun diputuskan dalam rangka menjaga stabilisasi harga bahan pokok di kalangan masyarakat.
 
"Kamu (wartawan) kan tahu prosesnya, keputusan Rakor kan. Hanya izinnya (dari Kementerian Perdagangan) dan yang melakukan impornya Bulog. Ya terus? Ya itu saja jelasin begitu, supaya tahu ini prosesnya adalah keputusan Rakor Menko," kata Enggar.
 



 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif