Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

P2P Lending Sasar Pengusaha Mikro Perempuan

Ekonomi badan pembiayaan mikro indonesia fintech
Nia Deviyana • 22 Maret 2019 19:40
Jakarta: Perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending Amartha mendorong pemberdayaan perempuan lewat sektor ekonomi mikro. Per Maret 2019, Amartha mengucurkan dana sebesar Rp900 miliar kepada 207 ribu pelaku usaha mikro perempuan di 3.500.
 
Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra menuturkan jumlah debitur meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang sebesar 110.393 orang.
 
"Tumbuh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Andi melalui siaran pers yang diterima Medcom.id, 22 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Andi menuturkan pihaknya tidak sembarangan memberikan pembiayaan, tetapi juga memberikan pelatihan agar biaya yang dikucurkan dapat menghasilkan usaha mikro yang sukses sehingga berhasil meningkatkan kualitas hidup penerima pembiayaan.
 
"Mereka juga mendapatkan pelatihan literasi keuangan, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi tentang lingkungan untuk memastikan mereka mampu mengelola keuangan dengan baik, usahanya terus berjalan dan tumbuh, dan kualitas hidup mereka juga lebih baik," imbuh dia.
 
Amartha berkomitmen 100 persen pengusaha mikro yang mendapatkan akses permodalan adalah perempuan di pedesaan. Hal ini sesuai dengan sustainable development goals yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui pilar pengentasan kemiskinan, partisipasi perempuan dalam pembangunan dan pengurangan ketimpangan pendapatan di pedesaan.
 
"Untuk menjangkau mereka, Amartha memiliki jaringan tim lapangan yang berkeliling mengendarai sepeda motor dan memberikan pelayanan serta pelatihan kepada kelompok-kelompok di wilayah kerjanya," pungkas Andi
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif