Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (MI/PANCA SYURKANI)
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (MI/PANCA SYURKANI)

Target Penciptaan 10 Juta Lapangan Kerja Baru Terlampaui

Ekonomi tenaga kerja lapangan pekerjaan ketenagakerjaan
Gervin Nathaniel Purba • 09 Januari 2019 09:33
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan mengklaim target penciptaan 10 juta lapangan kerja baru pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil terlampaui. Dalam kurun waktu 2015 hingga Desember 2018, tercipta lapangan kerja kerja baru tercatat sebanyak 10,34 juta orang.

"Meskipun telah mencapai target, namun penciptaan dua juta lapangan kerja pada 2019 harus tetap dilaksanakan," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri, di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Hanif mengatakan pada 2019 penciptaan lapangan kerja baru tetap dilakukan dengan program penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja. Dengan demikian diharapakan total penciptaan lapangan kerja sejak 2015 bisa mencapai 12 juta pada tahun depan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Penciptaan lapangan kerja harus tetap dilaksanakan melalui informasi pasar kerja, penempatan tenaga kerja dalam dan luar negeri, dan perluasan kesempatan kerja yakni padat karya, wirausaha baru, Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan inkubasi bisnis,“ ujar Hanif. Terkait arahan dan komitmen Presiden Joko Widodo untuk fokus pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada 2019, Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan perbaikan, percepatan, dan terobosan dalam pelaksanaan program dan anggaran 2019.

"Komitmen dan perhatian Presiden dalam pembangunan SDM itu dinyatakan secara konkret dalam keberpihakan anggaran. Anggaran Kemenaker meningkat dari Rp3,991 triliun pada 2018 menjadi Rp5,785 triliun pada 2019 yang sebagian besar digunakan untuk pembangunan SDM," ujarnya.

Sementara itu, dalam peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, pihaknya menargetkan program masifikasi pelatihan kerja 277.424 orang, termasuk 10 ribu pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dan 32.000 orang di seribu Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

"Untuk program sertifikasi 526.189 orang, pemagangan 210.683 orang, dan program koordinasi lintas sektor pelatihan vokasi nasional," kata Hanif.

Dalam hubungan industrial dan pengawasan ketenagakerjaan, target kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebanyak 34 juta orang pada 2019 diharapkan dapat tercapai. "Kajian terhadap UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan agar ditekankan pada isu keseimbangan beban antara perusahaan dan pekerja," pungkasnya.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi