Suku Bunga Acuan Naik

Himbara Masih Yakin Kredit Tumbuh Sesuai Target

Eko Nordiansyah 05 Juni 2018 07:33 WIB
perbankanatm himbara
Himbara Masih Yakin Kredit Tumbuh Sesuai Target
Ketua Himbara Maryono (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
Jakarta: Himpunan Bank Negara (Himbara) masih yakin pertumbuhan penyaluran kredit tahun ini akan sesuai target yang ditetapkan. Bahkan, kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) sebanyak dua kali diyakini tidak memengaruhi upaya bank agresif menyalurkan kredit.

"Masih sama (target pertumbuhan kredit seperti sebelumnya)," kata Ketua Himbara Maryono, ditemui usai Buka Bersama BUMN dengan 1.000 Anak Yatim, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin malam, 4 Juni 2018.

Dirinya menambahkan industri perbankan sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga bank sentral tahun ini. Hal ini juga termasuk bagaimana bank mengantisipasi kenaikan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) karena kenaikan bunga kredit.

Maryono menyebut kenaikan suku bunga BI memang akan mendorong kenaikan suku bunga dana yang akhirnya meningkatkan suku bunga kredit. Namun dirinya menilai bank akan lebih berhati-hati sebelum menaikkan suku bunga kredit karena akan berpengaruh terhadap NPL.

"Kalau suku bunga kredit naik maka kemampuan membayarnya jadi berkurang, sehingga menimbulkan NPL. Maka kita mengantisipasinya harus hati-hati dalam menaikkan suku bunga kredit supaya tidak terlalu berpengaruh," jelas dia.

Sebelumnya, BI telah dua kali menaikan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen hanya dalam waktu dua pekan saja. Kenaikan suku bunga acuan dimaksudkan untuk mengantisipasi tekanan global yang menyebabkan rupiah melemah.

Meski demikian, BI masih percaya kredit bisa tumbuh sesuai target 10 sampai 12 persen. Kenaikan BI 7 Day Reverse Repo Rate dinilai tidak akan langsung ditransmisikan kepada suku bunga bank sehingga menganggu pertumbuhan kredit tahun ini.
?
 



(ABD)