Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

India Minat Investasi di Tujuh Proyek Infrastruktur

Desi Angriani • 19 Maret 2018 12:38
Jakarta: Pemerintah membuka peluang bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di sejumlah proyek infrastruktur seperti pembangunan bandar udara, pelabuhan, jalan dan pembangkit listrik.
 
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan India berminat untuk masuk di sektor infrastruktur Indonesia yang sedang ramai dibangun.
 
India akan fokus menggarap tujuh proyek infrastruktur yakni Tenaga Listrik, Pelabuhan Udara, Manajemen Sumber Daya Air, Manajemen Sistem Perumahsakitan dan Pelayanan Kesehatan, Industri 4.0 dan IT untuk Proyek Infrastruktur.

"Macam-macam. Mau listrik, jalan, airport, hydropower, dan seaport. Jadi banyak sekali. Farmasi industri, IT teknologi mereka juga maju sekali," kata Luhut seusai menghadiri forum infrastruktur Indonesia-India 1, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin, 19 Maret 2018.
 
Untuk proyek bandara, kata Luhut, India bakal membuka rute penerbangan menuju bandara Silangit di Medan, Sumatera Utara, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, serta bandara Kulon Progo di Yogyakarta.
 
"Bandara macam-macam tadi. Dari mulai Silangit kita oper ke mereka, Labuan Bajo," tuturnya.
 
Namun demikian, Luhut belum tahu total nilai investasi untuk tujuh proyek infrastruktur tersebut. Menurutnya banyak perusahaan India yang menyatakan minatnya sehingga nilai investasi ke Indonesia belum dapat dipastikan.
 
"Sekarang mereka mau banyak. Kan banyak perusahaan India yang saya ketemu tadi sebelum masuk kemari, mereka pingin," pungkas dia.
 
Adapun perusahaan India yang hadir dalam forum infrastruktur tersebut antara lain GMR, GVK, Adani, Larsen dan Toubro, Tata Power, TCS, Tech Hahindra, Adani, lax Hospitals, Narayana Health, WAPCOS, am Bank, Jet Airways, dan IOCL.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan