Jalan tol Trans Jawa. (FOTO: MI/Ramdani)
Jalan tol Trans Jawa. (FOTO: MI/Ramdani)

Kecelakaan Menurun Sejak Ada Tol Trans Jawa

Ekonomi jasa raharja Tol Trans-Jawa
Nia Deviyana • 07 Mei 2019 13:49
Jakarta: Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan ada penurunan presentase kecelakaan sebesar 38 persen sejak dibangun tol Trans Jawa. Tahun ini, dia berharap tingkat penurunan kecelakaan lebih baik lagi apabila pembangunan tol sudah selesai.
 
"Tahun lalu penurunan 38 persen, padahal baru sampai Jawa Tengah," ujar Budi saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Budi mengimbau masyarakat yang membawa kendaraan pribadi untuk berhati-hati dalam berkendara, serta tidak lupa memeriksa kelayakan kendaraan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belum lama ini ada kecelakaan di tol trans Jawa kilometer 94. Tetapi itu karena kendaraan tidak layak. Kami harapkan masyarakat sadar penggunaan jalan tol dengan jalan biasa itu beda. Di jalan tol kecepatan minimal 60 km per jam, maksimal 100 km per jam," tuturnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Budi juga berpesan kepada pemudik sepeda motor untuk tidak membawa barang berlebihan. Selain itu, pengendara juga diminta selalu menjaga kondisi kesehatan mengingat angka kecelakaan roda dua paling mendominasi sebesar 70 persen.
 
"Kami sebenarnya sudah mengimbau untuk tidak pakai sepeda motor. Tetapi kalau terpaksa harus hati-hati dan mengikuti aturan," kata dia.
 
Jasa Raharja, lanjut Budi, telah menyediakan 15 rest area di 15 titik baik di jalur Pantai Utara (Pantura) maupun jalur selatan. "Jadi jangan sampai tidak dimanfaatkan. Kita sudah menghitung kelemahan penumpang sepeda motor, jadi penting untuk beristirahat," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif